Kajian Pendekatan Arsitektur Biomimikri Pada Teater Keong Emas TMII Sebagai Pusat Seni dan Budaya.

Safina Rizki Nurfadhilah, Eva Elviana

Sari


Teater Keong Emas yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan salah satu ikon arsitektur yang menggabungkan seni dan budaya Indonesia dengan indah. Arsitektur biomimikri meniru prinsip-prinsip alam untuk menghasilkan solusi desain yang efisien dan ramah lingkungan, termasuk pengurangan konsumsi energi dan penggunaan material alami. Arsitektur biomimikri menggabungkan aspek fungsional dan estetika secara inovatif, dengan memanfaatkan sumber daya secara bijaksana dan mempertimbangkan keberlanjutan dalam proses perancangannya. Implementasi desain ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis bangunan, tetapi juga pada pembentukan hubungan yang lebih dekat antara manusia dan alam dalam ruang yang dibangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan arsitektur biomimikri dalam desain bangunan Teater Keong Emas sebagai pusat seni dan budaya. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis dokumentasi melalui studi pustaka terhadap desain arsitektur Teater Keong Emas untuk mengkaji aspek bentuk-bentuk yang meniru alam dalam desainnya. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan baru mengenai penerapan desain arsitektur biomimikri yang berkelanjutan di Indonesia, khususnya dalam pengembangan bangunan budaya yang mengintegrasikan aspek ekologis dan estetika.

Kata Kunci


Arsitektur Biomimikri; Berkelanjutan; Seni dan Budaya; Teater Keong Emas

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agung Murti Nugroho. (2023). Arsitektur Biomimikri: Integrasi Desain Pasif untuk Penyejukan Alami Bangunan. Universitas Brawijaya Press. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=mi7oEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR4&dq=perdebatan+mengenai+batasan+penerapan+biomimikri+dalam+konteks+perkotaan+dan+iklim+tropis,+di+mana+beberapa+peneliti+mempertanyakan+kemungkinan+adaptasi+prinsip+biologis+secara+langsung+dalam+arsitektur,prinsip-prinsip+ini+sering+kali+memerlukan+penyesuaian+untuk+memenuhi+kebutuhan+spesifik+lingkungan+perkotaan+yang+unik+dan+tantangan+iklim+tropis+&ots=0VxDgvMkd7&sig=w_0Hggtw-l96yBre9sJk61iTDTw&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

Agung Murti Nugroho, W. I. (2021). Arsitektur Bioklimatik: Inovasi Sains Arsitektur Negeri untuk Kenyamanan Termal Alami Bangunan. Universitas Brawijaya Press, 2021. https://books.google.co.id/books?id=4_5LEAAAQBAJ&lpg=PP1&pg=PP1#v=onepage&q&f=false

Dwi Utomo, M., Yusuf, M., Fitriaty, P., & Bassaleng, A. J. R. (2025). Aspek Keberlanjutan Dalam Konsep Arsitektur Biomimikri, Biomorfik Dan Arsitektur Ekologis. RUANG : JURNAL ARSITEKTUR, 19(1), 1–8. https://doi.org/10.22487/ruang.v19i1.206

Elsa Try Julita Sembiring, V. T. A. R. A. M. P. D. F. Y. D. A. W. A. E. S. A. A. B. J. E. S. T. (n.d.). BukuPDF_IntegrasiKeberlanjutandalamPerencanaandanDesain_Elsa (S. H. Susy Fatena Rostiyanti, Ed.).

Felipe Luis Palombini and Subramanian Senthilkannan Muthu. (2022). Bionics and Sustainable Design (S. S. M. Felipe Luis Palombini, Ed.). Springer Nature Link. https://link.springer.com/book/10.1007/978-981-19-1812-4

Fitriaty, P., Zubaidi, F., Masiming, Z., Bassaleng, A. J. R., Burhany, N. R., Syahrullah, M. R., & Alfani. (2023). Energy Efficient Features of Vernacular Houses in Tropical Hilly Area of Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1157(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1157/1/012010

Indra Wiguna, P., & Yuniar, E. (n.d.). PENERAPAN ARSITEKTUR BIOMIMIKRI PADA PERANCANGAN KAWASAN SNAIL ADVENTURE LAND DI SITU CILEUNCA.

Janine M. Benyus. (2009). Biomimicry Innovation Inspired by Nature. HarperCollins. https://books.google.co.id/books?id=mDHKVQyJ94gC

Laela Latifah, N., Haerul Umam, H., Annisa Hidayati, N. Z., Ali Mufti, H., Iqbal Nuryaman, dan, Studi Arsitektur, P., Arsitektur dan Desain, F., & Teknologi Nasional Bandung, I. (2022). Kualitas Akustik pada Auditorium dengan Konsep Arsitektur Biomimikri Contoh Kasus: Teater IMAX Keong Emas. Jurnal Arsitektur TERRACOTTA |, 3(3), 125–138.

Nasir, O., & Arif Kamal, M. (2022). Inspiration from Nature: Biomimicry as a Paradigm for Architectural and Environmental Design. American Journal of Civil Engineering and Architecture, 10(3), 126–136. https://doi.org/10.12691/ajcea-10-3-3

Rijal Fadli, M. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1

Uchiyama, Y., Blanco, E., & Kohsaka, R. (2020). Application of biomimetics to architectural and urban design: A review across scales. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 12, Issue 23, pp. 1–15). MDPI. https://doi.org/10.3390/su12239813

Xi, W. (2024). Green building design and sustainable development. 城市建设理论研究—建筑结构, 9(1). https://doi.org/10.26789/jzjg.v9i1.1893

Zakky Fuad Abda Ibril & Muchlisiniyati Safeyah. (2025). JAUR (Journal of Architecture and Urbanism Research) Study on the Application of Biomimicry Architecture (Case Study of Eastgate Centre Building) Zakky Fuad Abda Ibril* & Muchlisiniyati Safeyah. JAUR, 8(2). https://doi.org/10.31289/jaur.v8i2.12730




DOI: https://doi.org/10.31284/j.tekstur.2026.v7i1.7850

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.