Kuantifikasi Dampak Lingkungan Tenant Kawasan Industri PT X Melalui Rancang Bangun Sistem GreenMetric dengan Pendekatan Gate-to-Gate LCIA ReCiPe 2016 Berbasis Data RKL-RPL Rinci
Abstract
Evaluasi kinerja lingkungan di kawasan industri saat ini umumnya masih terbatas pada pendekatan berbasis kepatuhan (compliance-based) terhadap baku mutu, yang belum mampu merepresentasikan besaran dampak lingkungan secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem evaluasi "GreenMetric" berbasis Life Cycle Assessment (LCA) guna mengukur beban lingkungan tenant di kawasan industri PT X. Metodologi yang diterapkan adalah analisis inventori gate-to-gate sesuai standar ISO 14040 dengan unit fungsional penyediaan layanan operasional tenant per bulan. Data pelaporan RKL-RPL Rinci Tenant Y (Semester I 2023 – Semester I 2025) dikonversi menggunakan metode Life Cycle Impact Assessment (LCIA) ReCiPe 2016 perspektif Hierarchist. Hasil penelitian menunjukkan adanya fluktuasi dampak yang signifikan, dengan beban Global Warming Potential (GWP) pada akhir periode (Semester II 2024) tercatat sebesar 2,603 x 107 kg CO2-eq. Analisis hotspot mengidentifikasi konsumsi listrik grid dan penggunaan bahan bakar batubara sebagai kontributor utama emisi karbon. Selain itu, studi ini mengungkapkan risiko keberlanjutan pada aspek non-GWP, yaitu tingginya potensi kelangkaan air (Water Consumption Potential) akibat absennya mekanisme daur ulang, serta stagnasi skor okupansi lahan (Land Occupation Potential) karena minimnya Ruang Terbuka Hijau (2,8%). Simulasi skenario substitusi energi menunjukkan bahwa penerapan PLTS Atap sebesar 20% mampu mereduksi emisi hingga 692,7 ton CO2-eq atau setara dengan penurunan 9,6% dari total jejak karbon tenant, yang mengindikasikan efektivitas transisi energi parsial dalam dekarbonisasi industri.
Full Text:
PDFReferences
Błażejowska, M., Jezierski, A. (2024). The effectiveness of non-financial reporting: Compliance versus impact assessment. Economics and Environment, 1(88)
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) ESDM. (2022). Nilai Faktor Emisi GRK Sistem Ketenagalistrikan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Huijbregts, M. A. J., Steinmann, Z. J. N., Elshout, P. M. F., Stam, G., Verones, F., Vieira, M., Holander, A., van Zelm, R. (2017). ReCiPe2016: A harmonized life cycle impact assessment method at midpoint and endpoint level. The International Journal of Life Cycle Assessment, 22(2), 138–147
IPCC. (2006). 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories. (H. S. Eggleston, L. Buendia, K. Miwa, T. Ngara, & K. Tanabe, Eds.). Hayama: IGES
ISO. (2006a). ISO 14040: Environmental management — Life cycle assessment — Principles and framework. Geneva: International Organization for Standardization
ISO. (2006b). ISO 14044: Environmental management — Life cycle assessment — Requirements and guidelines. Geneva: International Organization for Standardization
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2020). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.15 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan dan Pengawasan RKL-RPL Rinci. Jakarta: KLHK
Kementerian Perindustrian RI. (2025). Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 26 Tahun 2025 tentang Standar Kawasan Industri dan Akreditasi Kawasan Industri. Jakarta: Kemenperin
Nugroho, R., Hanafi, J., Shobatake, K., Chun, Y. Y., Tahara, K., Purwanto, W. W. (2022). Life cycle inventories and life cycle assessment for an electricity grid network: Case study of the Jamali grid, Indonesia. The International Journal of Life Cycle Assessment, 27, 1081–1091
RIVM. (2016). ReCiPe 2016 v1.1: A harmonized life cycle impact assessment method at midpoint and endpoint level. Report I: Characterization. Bilthoven: National Institute for Public Health and the Environment
Sari, G. L., Hadi, W. (2021). Evaluasi pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) pada industri manufaktur di Jawa Timur. Jurnal Teknik ITS, 10(2), D112-D118
Sekarani, F. A., Hendrasarie, N. (2020, May). Reduction of organic parameters in apartment wastewater using sequencing batch reactor by adding activated carbon powder. IOP conference series: earth and environmental science (Vol. 506, No. 1, p. 012026). IOP Publishing
Syitoh, N., Hendrasarie, N. (2022). Pengolahan Limbah Industri Benang Menggunakan Kombinasi Filtrasi Media Biochar dan Constructed Wetlands. Envirous, 3(1), 132-138
Tchobanoglous, G., Stensel, H. D., Tsuchihashi, R., Burton, F. (2014). Wastewater Engineering: Treatment and Resource Recovery (5th ed.). New York: McGraw-Hill Education
DOI: https://doi.org/10.31284/j.envitats.2026.v6i1.8471
Refbacks
- There are currently no refbacks.





