Penyuluhan Standardisasi Proses Pengolahan Pangan untuk Pelaku UMKM di Kediri

Ivan Gunawan, Ig. Jaka Mulyana, Dian Trihastuti, Dian Retno Sari Dewi, Martinus Edy Sianto, Stephanie Gracia Khangara

Abstract

Penyuluhan merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat. Melalui penyuluhan, informasi-informasi baru dapat diperoleh dan diaplikasikan oleh masyarakat yang menjadi peserta dalam kegiatan penyuluhan. Penyuluhan standardisasi proses pengolahan pangan perlu dilakukan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghadapi persaingan usaha di bidang pangan. Pelaku UMKM perlu dibekali pengetahuan mengenai standardisasi proses pengolahan pangan agar dapat menjamin mutu dan keamanan produknya serta mendapatkan legalitas atas usahanya. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat memperbesar pasarnya untuk menjaga kesinambungan usahanya. Penyuluhan standardisasi proses pengolahan pangan dilakukan untuk pelaku UMKM di Kabupaten Kediri. Penyuluhan ini diadakan di Gubug Lazaris pada tanggal 29 Juli 2023. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) yang dibuktikan dari hasil pre-test dan post-test peserta penyuluhan. Selanjutnya, penyuluhan ini juga berhasil mengidentifikasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dibutuhkan pelaku UMKM di bidang pangan yakni pendampingan penerapan CPPB-IRT. Sebagian besar peserta penyuluhan mempersepsikan kegiatan ini telah berjalan dengan sangat baik.

Kata kunci: standardisasi; pangan; UMKM; CPPB-IRT; HACCP

Full Text:

PDF

References

BPOM. (2012). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. https://sppirt.pom.go.id/uploads/regulasi/0c446ac671dda56f92636bbadaecf425.pdf

BSN. (1998). Sistem Analisa Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis (HACCP) serta Pedoman Penerapannya SNI.

Doğan, M., & Yazıcı, S. (2023). A study on the perceived organisational business continuity of foodservice executives. International Journal of Business Continuity and Risk Management, 13(3), 302–322. https://doi.org/10.1504/IJBCRM.2023.132919

Lukman, A. S., & Kusnandar, F. (2015). Keamanan Pangan untuk Semua | Jurnal Mutu Pangan: Indonesian Journal of Food Quality. Jurnal Mutu Pangan, 2(2), 152–156.

Mulyana, I. J., Gunawan, I., & Tamara, V. (2019). Studi Eksploratif Manajemen Sampah Makanan pada Jaringan Toko Produk Pangan di Indonesia. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 8(2), Article 2. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2019.008.02.3

Novitasari, D., & Asbari, M. (2022). Upaya Meningkatkan Kepedulian Sistem Manajemen Keamanan Pangan dengan Pelatihan FSSC 22000 Pada UKM di Tangerang. Journal of Community Service and Engagement, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.9999/jocosae.v2i2.40

Presiden Republik Indonesia. (1996). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan. https://www.bphn.go.id/data/documents/96uu007.pdf

Purwasih, R. (2021). Implementasi Aspek GMP, SSOP, dan Sistem HACCP pada UMKM Oncom Dawuan. Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 15(1), Article 1. https://doi.org/10.21107/agrointek.v15i1.6837

Sulistyowati, E., Prasetya, T. B., & Widyastuti, N. (2017). Potret Kemitraan Toko Modern Berjejaring Dengan Umkm Lokal di Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu, 0, Article 0. https://ejournal.up45.ac.id/index.php/Publikasi_Prosiding_UP45_2017/article/view/448

Widyamurti, N., Rahmania, R., Inotsume, R., Purwaningsih, B., Larasati, I. P., Nadhira, M. A., Bhimarjuna, M. A., Rizki, N. A., & Nisa’, R. K. (2022). Sosialisasi Lima Standar Keamanan Pangan dan Standarisasi Produk UMKM Pangan di Kutawaru—Cilacap. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat & CSR -Fakultas Pertanian UNS, 2(1), Article 1.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.