KLASIFIKASI KERENTANAN GERAKAN TANAH DI DESA SENEPO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SLAHUNG, KABUPATEN PONOROGO, PROVINSI JAWA TIMUR

Aquilis Bernardo Goncalves, Hendra Bahar, Sapto Heru Yuwanto, Lakon Utamakno

Abstract


Lokasi penelitian berada di Desa Senepo dan sekitarnya, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, termasuk dalam Lajur Pegunungan Selatan dan Solo, sebagian wilayahnya ditempati oleh batuan gunungapi kuarter. Litologi penyusun lokasi penelitian berupa andesit plagioklas, vitric tuff dan crystal tuff. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wilayah dengan tingkat kerentanan gerakan tanah tinggi, serta daerah dengan potensi bencana gerakan tanah. Metode yang digunakan adalah metode tumpang susun (overlay) dari parameter-parameter untuk menentukan tingkat kerentanan gerakan tanah, yaitu: curah hujan, tataguna lahan, geologi (litologi), jenis tanah, dan kemiringan lereng. Dari hasil setiap parameter memiliki klasifikasi skor yang dikalikan dengan bobot masing-masing parameter, parameter yang berpengaruh tinggi terhadap kerentanan gerakan tanah maka nilai bobotnya lebih tinggi dari parameter lainnya. Tingkat kerentanan gerakan tanah pada daerah penelitian dibagi menjadi 4 (empat) kelas yaitu: sangat rendah, rendah, sedang, dan tinggi. Wilayah yang termasuk kerentanan sangat rendah-rendah-sedang-tinggi adalah di sekitar Desa Senepo dan Ngerayun. Wilayah yang termasuk kerentanan sangat rendah-rendah-sedang adalah di sekitar Desa Tugurejo, Slahung, Binade, dan Mrayan.


Keywords


kerentanan, gerakan tanah, pembobotan.

Full Text:

PDF

References


Hardiyatmo, H.C., 2012, Tanah Longsor dan Erosi: Kejadian dan Penanganan, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Jalil, A., 2016, Bencana Ponorogo: Tanah Gerak di Slahung Bikin Jalan Ponorogo-Pacitan Merekah, diakses pada 20 Februari 2020 dari https://www.madiunpos.com/bencana-ponorogo-tanah-gerak-di-slahung-bikin-jalan-ponorogo-pacitan-merekah-774732

Noor, D., 2006, Geologi Lingkungan, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat (Puslittanak), 2004, Laporan Akhir Pengkajian Potensi Bencana Kekeringan, Banjir, dan Longsor di Kawasan Satuan Wilayah Sungai Citarum-Ciliwung, Jawa Barat Bagian Barat, Berbasis Sistem Informasi Geografis, Bogor.

Sudibyakto, H.A., 2011, Manajemen Bencana di Indonesia ke Mana, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Varnes, D.J., 1978, Slope Movement Types and Processes, In Special Report 176: Landslides: Analysis and Control, Transportation and Road Research Board, National Academy of Science, Washington, D.C.




DOI: https://doi.org/10.31284/p.semitan.2021.2092

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan