ANALISA STABILITAS PADA KONVERSI COAL BARGE MENJADI CRANE BARGE DENGAN METODE NUMERIK

Slamet Rohmat Affandi, Erifive Pranatal, Pramudya Imawan Santosa

Abstract


Konversi kapal merupakan suatu pilihan dari sebuah perusahaan kapal untuk menghindari kerugian yang lebih besar akibat kecelakaan kapal. Kapal Coal Barge dengan panjang 67.00 m, lebar 16.70 m dan tinggi geladak

4.50 m dikonversikan menjadi kapal Crane Barge dengan ukuran yang sama. Desain konversi dibentuk dalam 2 model, yakni model 1 dengan 1 crane dan model 2 dengan 2 crane. Dari konversi ini dilakukan analisa stabilitas dengan metode numerik dengan bantuan aplikasi Maxsurf Stability agar dapat mendapatkan nilai yang lebih presisi dari perhitungan manual. Analisa stabilitas ini diharapkan dapat memenuhi kriteria IMO (International Maritime Organization) Code A.749(18) Ch3 - Design criteria applicable to all ships. Pemodelan 3 dimensi dilakukan pada aplikasi maxsurf modeler, dengan hanya membuat 1 bentuk lambung karena pada Model 1 dan Model 2 menggunakan bentuk lambung yang sama. Hasil yang didapatkan dari analisa yakni kapal Model 1 mempunyai nilai maksimum GZ 3.425m.rad pada kemiringan 22.7° dan model 2 mempunyai nilai maksimum GZ 3.818m.rad pada kemiringan 21.8°


Keywords


konversi kapal, coal barge, crane barge, maxsurf modeler, maxsurf stability

Full Text:

PDF

References


Astanugraha, I M.A., (2017) Analisis Teknis dan Ekonomis Konversi Barge Batubara Menjadi Kapal Pengangkut Ikan Hidup untuk Perairan Sumbawa, Skripsi, Departemen Teknik Perkapalan, ITS.

Barras, C.B., dan Derrett, D.R., (1999). Ship Stability for Masters and Mates, fifth edition, Butterworth–Heinemann Ltd.

Fatahillah, Z.A., dan Kurniawati, H.A., (2013). Analisis Teknis dan Ekonomis Konversi Landing Craft Tank (LCT) MenjadI Self- Propelled Oil Barge (SPOB), Jurnal Teknik ITS, Volume 2, Number 1, pp. 84-89.

Gorat, M. L. P., (2017). Analisis Stabilitas Crane Barge saat Operasi Heavy Lifting, Skripsi, Jurusan Teknik Kelautan, ITS.

Lewis, E.V., (1988). Principles of Naval Architecture, Volume II, SNAME

MAXSURF, Training Manual Stability, Bentley Systems Pty Ltd.

Patriot, J., (2018). Studi Proses Konversi Kapal Tanker menjadi Tanki Minyak Terapung (FSO) Kapasitas 700.000 BBLS, Skripsi, Departemen Teknik Mesin, Universitas Indonesia.

Pranatal, E. (2020). ANALISIS PENGARUH SUDUT DEADRISE PLANNING CRAFT TERHADAP STABILITAS DAN

SEAKEEPING. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim, 14(2), 61-72.

Senofri, N., W, dan Umar, H., (2018). Studi Pemuatan Batubara Menggunakan Floating Crane PT. Mutiara Jawa 1 pada Mother Vessel Muara Berau, Provinsi Kalimantan Timur, Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL, Vol. 6, No. 1, Juni 2018, pp. 27-

[IMO] Internasional Maritime Organization. (1995). Code on intact Stability For All Type of Ships Covered by IMO Intruments Resolution A.749(18).




DOI: https://doi.org/10.31284/p.semitan.2021.2011

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan