ANALISA PENYEBAB POROS KEMUDI KMP. NUSA JAYA ABADI PATAH

Erix Extrada, Erifive Pranatal, Pramudya Imawan Santosa

Abstract


KMP. Nusa Jaya Abadi mengalami kerusakan pada sistem kemudi pada saat berlayar dari pelabuhan Klungkung menuju pelabuhan Nusa Penida. Kapal berlayar dengan kecepatan 9 knot dengan kondisi cuaca cerah dan kecepatan angin normal. Kapal mengalami kerusakan pada kemudi sebelah kiri dimana poros kemudi mengalami patah pada posisi bantalan poros bawah. Untuk mengetahui penyebab poros kemudi KMP Nusa Jaya Abadi patah maka peneliti melakukan pengujian pada spesimen material poros kemudi untuk mengetahui nilai kekuatan material dan komposisi material apakah sudah memenuhi persyaratan minimum dari Biro Klasifikasi Indonesia. Material tersebut dilakukan empat pengujian yaitu uji tarik, uji impact, uji kekerasan, dan pengecekan komposisi material. Setelah dilakukan pengujian maka hasil pengujian dibandingkan dengan persyaratan dari Biro Klasifikasi Indonesia. Dari hasil pengujian tersebut diketahui hasil uji tarik 718.69 MPa, uji impact rata-rata 13.80 Joule, uji kekerasan rata-rata 194.32 BHN, dan komposisi carbon (C) 0.4667 dimana syarat minimum dari Biro Klasifikasi Indonesia untuk nilai minimum uji tarik adalah 680 Mpa, uji impact rata-rata adalah 18 Joule, uji kekerasan rata rata adalah 200 – 230 BHN, dan komposisi carbon (C) maksimum adalah 0.23 dari perbandingan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa nilai impact, nilai kekerasan, dan komposisi carbon dari material poros kemudi KMP Nusa Jaya Abadi tidak memenuhi persyarat Biro Klasifikasi Indonesia.

Keywords


kekuatan material, komposisi material, pengujian material, poros kemudi, rules for Material

Full Text:

PDF

References


Biro Klasifikasi Indonesia, (2019). Rules for Materials. Vol V.

Biro Klasifikasi Indonesia, (2002). Steering Systems. Vol XIII.

Dahlan, H., (2000). Pengaruh variasi beban indentor Micro Hardness Tester terhadap akurasi data uji kekerasan material. Hal 57-62.

Hia, Ferdy Fitriando, Dwisetiono, dan Bimo Darmaji, (2019). Modifikasi Sistem Penggerak Kemudi Kapal Ikan Tradisional Jenis JonJon 27 GT KM. Sri Mulyo dengan Jantra. Prosiding Seminakel, Vol 1, No 1. Hal 70-79.

Hidayat, W., (2019). Klasifikasi dan Sifat Material Teknik Serta Pengujian Material.

Juna, B., (2020). Analisis Perawatan dan Pengoperasian Mesin Kemudi SS. Barakuda di PT. Citra Bahari Shipyard.

Nugroho, A., Yudo, H., dan Amiruddin, W., (2017). Analisis Kekuatan Sistem Konstruksi Kemudi Pada Kapal Skipi Kelas Orca Dengan Metode Elemen Hingga. Jurnal Teknik Perkapalan, Vol 5, No 4.

Prasetyono, S., dan Hari Subiyanto, (2012). Pengaruh Durasi Gesek, Tekanan Gesek dan Tekanan Tempa Terhadap Impact Strength Sambungan Lasan Gesek Langsung Pada Baja Karbon AISI 1045. Jurnal Sains Dan Seni Pomits, Vol 1.1. Hal 1-5.

Utomo, B., (2010). Analisa Kinerja Kemudi Kapal MV SIRENA Pada Pelayaran Percobaan Kapal Baru. Jurnal Teknik, Vol 31, No 2. Hal 151-156.




DOI: https://doi.org/10.31284/p.semitan.2021.1973

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan