POTENSI PENYERAPAN LOGAM BERAT PADA TANAH TERKONTAMINASI OLEH TANAMAN AKAR WANGI (VETIVERIA ZIZANIOIDES)

Shahensah Anand Angggian R., Rika Imawati, Tedy Agung Cahyadi

Abstract


Kontaminan logam berat di tanah merupakan salah satu masalah lingkungan utama, yang menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia dan ekosistem. Industri pertambangan berkontribusi sangat besar terhadap logam berat yang mencemari tanah, sehingga perlu pengelolaan lingkungan untuk meremediasi tanah terkontaminasi. Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis penyerapan logam berat pada akar dan tajuk tanaman akar wangi, mengetahui kelebihan tanaman akar wangi, dan mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi penyerapan logam berat dalam fitoremediasi. Metode penelitian ini dengan melakukan komparasi pada beberapa literatur. Sebagian besar logam terakumulasi lebih besar di akar dibandingkan dengan tajuk tanaman. Teknologi fitoremediasi oleh tanaman akar wangi memiliki kelebihan tergantung dengan perlakuan yang diterapkan. Faktor yang mempengaruhi penyerapan logam berat pada tanaman seperti faktor internal (sifat tumbuhan, karakteristik tanah terkontaminasi, jenis media tambahan) dan faktor eksternal (suhu, kelembaban, dan serangan serangga).

Keywords


Logam Berat, Tanah Terkontaminasi, Fitoremediasi, Vetiveria zizanioides

Full Text:

PDF

References


Anning, A. K., & Akoto, R. (2018). Assisted phytoremediation of heavy metal contaminated soil from a mined site with Typha latifolia and Chrysopogon zizanioides. Ecotoxicology and environmental safety, 148, 97-104.

Banerjee, R., Goswami, P., Lavania, S., Mukherjee, A., & Lavania, U. C. (2019). Vetiver grass is a potential candidate for phytoremediation of iron ore mine spoil dumps. Ecological Engineering, 132, 120-136.

Chomchalow, N. (2011). Vetiver research, development and applications in Thailand. AU Journal of Technology, 14(4), 268-274.

Chen, Y., Shen, Z., & Li, X. (2004). The use of vetiver grass (Vetiveria zizanioides) in the phytoremediation of soils contaminated with heavy metals. Applied Geochemistry, 19(10), 1553-1565.

Chintani, Y. S., Butarbutar, E. S., Nugroho, A. P., & Sembiring, T. (2021). Uptake and release of chromium and nickel by Vetiver grass (Chrysopogon zizanioides (L.) Roberty). SN Applied Sciences, 3(3), 1-13.

Gautam, M., & Agrawal, M. (2017). Phytoremediation of metals using vetiver (Chrysopogon zizanioides (L.) Roberty) grown under different levels of red mud in sludge amended soil. Journal of Geochemical Exploration, 182, 218-227.

Hamzah, A., Kusuma, Z., Utomo, W. H., & Guritno, B. (2012). Penggunaan tanaman Vetiveria zizanoides L. dan biochar untuk remediasi lahan pertanian tercemar limbah tambang emas. Buana Sains, 12(1), 53-60.

Pichai, N. M. R., Samjiamjiaras, R., & Thammanoon, H. (2001). The wonders of a grass, vetiver and its multifold applications. Asian Infrastruct. Res. Rev, 3, 1-4.

Putra, M. K., Syekhfani, S., & Kusumarini, N. (2018). EKSTRAKSI MERKURI DARI LIMBAH PENGOLAHAN BIJIH EMAS MENGGUNAKAN TANAMAN AKAR WANGI (Vetiveria zizanioides L.) DENGAN PENAMBAHAN EDTA DAN KOMPOS. (JTSL) Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(2), 847-856.

Roongtanakiat, N., Osotsapar, Y., & Yindiram, C. (2008). Effects of soil amendment on growth and heavy metals content in vetiver grown on iron ore tailings. Agriculture and Natural Resources, 42(3), 397-406.

Samsuri, A. W., Tariq, F. S., Karam, D. S., Aris, A. Z., & Jamilu, G. (2019). The effects of rice husk ashes and inorganic fertilizers application rates on the phytoremediation of gold mine tailings by vetiver grass. Applied Geochemistry, 108, 104366.

Tambunan JAM (2017) Phytoremediation of batik wastewater using vetiver (Chrysopogon zizanioides L.). Thesis, Institut Pertanian Bogor.

Truong, P., (2011). Buku Panduan Teknis Penerapan Sistem Vetiver. The Indonesian Vetiver Network.

Vigiyanti, K. A., Chamisijatin, L., & Susetyarini, R. E. (2017). Pengaruh umur tanaman terhadap penyerapan logam Pb pada Azolla microphylla dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi. Research Report.

Wang, L., Hou, D., Cao, Y., Ok, Y. S., Tack, F. M., Rinklebe, J., & O'Connor, D. (2020). Remediation of mercury contaminated soil, water, and air: A review of emerging materials and innovative technologies. Environment international, 134, 105281.

Wasino, R., Likitlersuang, S., & Janjaroen, D. (2019). The performance of vetivers (Chrysopogon zizaniodes and Chrysopogon nemoralis) on heavy metals phytoremediation. International journal of phytoremediation, 21(7), 624-633.




DOI: https://doi.org/10.31284/p.semitan.2021.1965

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan