Analisis Penerapan Prinsip Green Building pada Bangunan Retail Eiger Store Surabaya sebagai Pendukung Aktivitas Outdoor

Nabila Imka Maharani, Afif Fajar Zakariya

Sari


Meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas luar ruang, turut mendorong perkembangan toko retail yang menjual perlengkapan outdoor seperti Eiger Store. Namun, tidak semua toko menyediakan fasilitas pendukung untuk persiapan aktivitas tersebut. Di sisi lain, bangunan retail umumnya mengonsumsi berbagai sumber energi dan air dalam jumlah cukup besar, terutama untuk pencahayaan, penggunaan AC, serta operasional lainnya, yang berdampak negatif kepada lingkungan. Oleh karena itu, penerapan prinsip green building menjadi solusi efektif untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan. Eiger Store menjadi salah satu contoh toko retail yang menerapkan konsep Eco & Friendly Store, dengan komitmen mengurangi penggunaan air dan listrik sebesar 10 % secara bertahap. Penelitian ini berfokuskan untuk menganalisis prinsip green building pada Eiger Adventure Flagship Store Merr di Surabaya, serta mengevaluasi area pendukung aktivitas outdoor terhadap penambahan beban energi atau lahan. Metode yang digunakan melalui studi literatur, observasi lapangan, serta wawancara dengan karyawan dan pengguna. Analisis utama dilakukan dengan menyesuaikan data observasi secara langsung di lapangan dengan kriteria green building yang mengacu pada standar Green Building Council Indonesia (GBCI). Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa toko Eiger tersebut telah menerapkan prinsip green building, sehingga mampu mengurangi konsumsi energi dan air, tanpa mengurangi fungsi ruang. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai integrasi prinsip green building dalam desain bangunan retail sebagai pendukung persiapan aktivitas luar ruang.

Kata Kunci


Aktivitas luar ruang, bangunan retail, Eiger Store, green building

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akbar, F., Nuraini, C., & Andriana, M. (2023). Analisis Penerapan Konsep Arsitektur Hijau Pada Gedung Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan. Tekstur (Jurnal Arsitektur), 4(1), 31–40. https://doi.org/10.31284/j.tekstur.2023.v4i1.4400

Anggraini, W., & Fardila, D. (2023). Efektivitas Konsep Green Building Terhadap Efisiensi dan Konservasi Energi pada Gedung Perkantoran (Studi Kasus: Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa). Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 6(3), 636–644. https://doi.org/10.31004/jutin.v6i3.16303

Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-6197-2000: Konservasi energi pada sistem pencahayaan. Badan Standardisasi Nasional. https://bsn.go.id

Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-6386-2000: Spesifikasi tingkat bunyi dan waktu dengung dalam bangunan gedung dan perumahan. Badan Standardisasi Nasional. https://bsn.go.id

Darmanto, D., & Wiguna, I. P. A. (2013). Penilaian Kriteria Green Building pada Gedung Rektorat ITS. Jurnal Teknik ITS, 2(2), 107–112.

Eiger, A. (2024). EIGER Eco-Friendly Store: Berkomitmen Berikan Dampak Positif Bagi Lingkungan. Eiger Adventure. https://blog.eigeradventure.com/eiger-jalankan-eco-friendly-store/. Diakses pada 15 Mei 2025.

Green Building Council Indonesia. (2024). Greenship bangunan baru 1.2. Greenship Rating Tools, 1.2(Greensh. Rat. tools).

Isnaini, P. (2021). Pendakian gunung: Ikuti tren. EGSA UGM. https://egsa.geo.ugm.ac.id/2021/08/03/pendakian-gunung-ikuti-tren/. Diakses pada 16 Juni 2025.

Listari, W., & Fardila, D. (2023). Penerapan GBCI Existing Dengan Memperhatikan Aspek Kesehatan dan Kenyamanan Dalam Ruang. UTS Student Conference, 1(1), 24–34.

PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) Profil dan Sejarahnya. (2024). Syariah Saham. https://syariahsaham.id/pt-surya-toto-indonesia-tbk-toto/. Diakses pada 15 Juni 2025.

Qurrotus Shofiyah, & Syahada, V. (2024). Evaluasi Green Building Berdasarkan Greenship pada Bangunan Gedung RSUD Grati Pasuruan. Journal of Regional and Rural Development Planning, 8(2), 132–145. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2024.8.2.132-145

Rahadiyanti. (2020). Dengan Konsep Green Building Awareness Di Surabaya. Seminar Nasional Envisi 2020 : Industri Kreatif, March, 43–51.

Ratnaningsih, A., Hasanuddin, A., & Hermansa, R. (2019). Penilaian Kriteria Green Building Pada Pembangunan Gedung IsDB Project Berdasarkan Skala Indeks Menggunakan Greenship Versi 1.2 (Studi Kasus: Gedung Engineering Biotechnology Universitas Jember). Berkala Sainstek, 7(2), 59. https://doi.org/10.19184/bst.v7i2.12153

Saputra, T. (2021). Analisis Pencahayaan Buatan pada Perancangan Interior Toko Yanti Jewellery di Mall Plaza Indonesia. Jurnal SRIMDI, 1(1), 224.

Sulaeman, B. (2016). Rancang Bangun Wall Climbing. PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, 1(1), 63. https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v1i1.52

Tasya, A. (2016). Konsep Green Building Pada Bangunan Kantor (Studi Kasus: Spazio Office, Surabaya).

Yasinta, R. B., Pradana, M. A., & Dahlia, D. (2024). Analyzing Green Building of Appropriate Site Development Requirements in High Rise Building. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 21(1), 132–143. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v21i1.132-143




DOI: https://doi.org/10.31284/j.tekstur.2026.v7i1.7868

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.