PENILAIAN RISIKO PEKERJAAN BUNKER UNTUK MENCEGAH TUMPAHAN MINYAK DI ATAS KAPAL SESUAI ISGOTT PADA KM. CAMARA NUSANTARA I

Irma Rif'atus Sholihah, Minto Basuki, Pramudya Imawan Santosa

Abstract


Kecelakaan kapal dapat terjadi pada kapal-kapal baik dalam pelayaran, sedang berlabuh atau sedang melakukan kegiatan pengisian bahan bakar di terminal begitu juga kecelakaan kapal pada saat kondisi sedang melakukan proses bunker. Maka penulis menganalisa hal tersebut dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung dilapangan dan wawancara terhadap tenaga ahli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur bungker yang sesuai dengan aturan yang juga mencegah terjadinya tumpahan minyak pada saat kegiatan bunker berlangsung dan bagaimana untuk mengatasi beberapa tingkat risiko agar pekerjaan bunker diatas kapal bisa berjalan sesuai prosedur dengan minim risiko yang terjadi di kapal KM. Camara Nusantara 1. Dari hasil perhitungan matrik risiko diperoleh nilai rating risiko yang terjadi pada pekerjaan bunker di kapal KM. Camara Nusantara 1 adalah, masih baik untuk pengendaliannya, tetapi harus tetap diperhatikan mengenai pelaksanaan proses
bunker karena merupakan proses utama dalam kegiatan bunker yang apabila terhambat atau terhenti akan mengalami eterlambatan dan sumber bahaya berikutnya adalah yang paling fatal, kurangnya menjaga keamanan lingkungan di area kerja yang dapat memicu terjadinya kebakaran/ledakan dan pencemaran laut yang berakibat sangat fatal. Dengan acuan rating risikonya menggunakan The Australian New Zaeland Risk Manajemen Standart (AS/NSZ 4360,2004). Sehingga rata-rata tingkat risiko di kapal KM. Camara Nusantara 1 masih tergolong rendah atau sangat rendah dari rawannya risiko, namun mitigasi risiko tetap diberikan untuk menjaga ketika keamanan atau adanya risiko yang tinggi muncul sewaktu-waktu yang akan terjadi.


Keywords


Bunker; ISGOTT; Risiko

Full Text:

PDF

References


Anam, C., (2017). Identifikasi dan Penilaian Risiko Pekerjaan Reparasi Kapal Pada Perusahaan Galangan Kapal di PT. Indonesia Marina Shipyard. Surabaya, Skripsi, Jurusan Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.

Aminudin, P. (2016). “Sistem pengisian dan transfer bahan bakar”, Surabaya.

Avievarifian, (2014). Dampak pencemaran air laut akibat tumpahan minyak, Jakarta.

Basuki, M., Santosa, P., I., dan Alfiah, T., (2016), Penilaian Risiko Lingkungan (Environmental Risk Assessment) Pada Pekerjaan Reparasi

Kapal Di Perusahaan Galangan Kapal Subklaster Surabaya, Prosiding Seminar SNAST, IST Akprind, Yogyakarta.

ISGOTT ICS/OCIMF, 5th Edition, The ship/Shore Safety Check-list, 2006.

Kristanto, A., Basuki, M., dan Santosa, P., I., (2018), Penilaian Risiko Bongkar Muat Kapal Kargo PT. Multiguna Shipping Lines Di Pelabuhan Umum Gresik, Prosiding Seminar SENIATI, ITN Malang.

MARPOL 1973/1978, Consolidated Edition, (2017), MARPOL Annex I Regulations for the Prevention of Pollution by Oil, 2017.

Risk Management, Standars Australia and Standars New Zaeland, AS/NS 4360:2004

Rohmatullah, M., R., Basuki, M., dan Kusuma, I.,P,A.,I., (2018), Analisa Risiko Pencemaran Lingkungan Akibat Operasional Kapal Di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Prosiding Seminar SNTEKPAN, ITATS, Surabaya.

Siahaan, H., (2009), Manajemen Risiko pada Perusahaan dan Birokrasi, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31284/j.semitan.2020.977

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan