PERANCANGAN SARANA TRANSPORTASI UNTUK ANGKUTAN SUNGAI DI WILAYAH KABUPATEN MIMIKA PAPUA

M. Afriza Krisna Danas, Pramudya I. S. Pramudya I. S.

Abstract


Kabupaten Mimika merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua, Kabupaten yang mulai berkembang, namun seperti wilayah-wilayah lain di daerah Timur Indonesia pembangunan belum merata sehingga menyebabkan kesenjangan antara perkotaan dan daerah pedalaman sangat terasa. Sarana dan prasarana transportasi menjadi salah satu permasalahan. Jalur darat yang kurang memadai menyebabkan arus distribusi barang terganggu. Jalur air menjadi salah satu pilihan utama. Namun jumlah transportasi air sangat terbatas sehingga harga kebutuhan pokok mengalami ketimpangan di daerah perkotaan dan daerah pedalaman. Kabupaten Mimika memiliki banyak sungai yang berpotensi untuk dijadikan sarana transportasi untuk menghubungkan distrik satu dengan distrik lain dan mencapai daerah pedalaman. Perlu untuk dibuat sebuah desain kapal yang mampu dioperasikan ke daerah pedalaman dengan semua kondisi perairan dan sarana penunjang yang ada. Pada penelitian ini akan dibahas proses desain kapal untuk sarana transportasi sungai di wilayah Kabupaten Mimika yang paling optimum sesuai dengan kondisi perairan, fasilitas pendukung dan potensi muatan yang diangkut. Proses desain kapal menggunakan metode Parent Ship Design Approach dan diperoleh desain kapal katamaran dengan ukuran utama yakni LWL= 13,6 m, B= 6 m, H= 1,8 m dan T= 1 m. Memenuhi aspek teknis sesuai persyaratan IMO, LSA Code, SOLAS, Biro Klasifikasi Indonesia dan Peraturan Pemerintah yang berlaku.

Keywords


Sarana Transportasi Air; Sungai; Kabupaten Mimika Papua

Full Text:

PDF

References


Biro Klasifikasi Indonesia. (2013). Peraturan Kapal Up to 24 meter. Jakarta, Indonesia: Biro Klasifikasi Indonesia.

Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika. (2019). Informasi Bidang Perhubungan Laut ASDP. Mimika, Papua, Indonesia.

Harvald, S.S. (1983). Resistance and Propulsion of Ships. New York: John Wiley and Sons.

International Maritime Organization (IMO). (2012, April 12). Titanic Remembered by IMO Secretary-General. Dipetik May 4, 2012, dari IMO web site: http://www.imo.org

International Maritime Organization (IMO). (Consolidated Edition 2009). International Convention for the Safety of Life at Sea, 1974, as amended (SOLAS 1974). London: IMO Publishing.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2009). Standar Kapal Non-Konvensi Berbendera Indonesia. Jakarta, Indonesia: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Watson, D. (1998). Practical Ship Design (Vol. 1). (R. Bhattacharyya, Penyunt.) Oxford: Elsevier




DOI: https://doi.org/10.31284/j.semitan.2020.1073

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan