PENGARUH VARIASI JENIS GAS PELINDUNG PADA PENGELASAN FCAW DENGAN MATERIAL SS 400

Rizky Iqiyat Tillah, Pramudya Imawan, Erifive Pranatal

Abstract


Pengelasan merupakan salah satu faktor penting dalam pembuatan kontruksi, salah satunya pada industri perkapalan. Dalam industri perkapalan, jenis pengelasan yang sering digunakan ialah FCAW (Flux Cored Arc Welding). FCAW merupakan jenis pengelasan yang menggunakan gas pelindung guna melindungi las-an dari udara luar. Dalam skripsi ini dilakukan penelitian mengenai cacat pengelasan pada sambungan butt joint posisi 2G dengan gas pelindung CO2 murni dan campuran (Argon + CO2) menggunakan tipe pengelasan FCAW. Pengujian cacat las pada penggunaan CO2 murni diketahui paling banyak adalah Undercut dan Incomplete Fusion, sedangkan pada gas pelindung campuran (Argon + CO2) ditemukan cacat las yang paling banyak adalah Undercut, Incomplete Fusion, dan Over Spatter yang dapat disebabkan oleh Travel Speed atau kecepatan las yang terlalu tinggi, adanya kotoran pada permukaan kampuh, serta tingginya jarak elektoda terhadap material

Keywords


Cacat Las; CO2; FCAW; Gas Lindung; 2G

Full Text:

PDF

References


Achmadi. (2019). Pengertian Pengelasan FCAW Flux Core Arc Welding Adalah. https://www.pengelasan.net/pengertian-lasfcaw-adalah/, 10 Januari 2020.

Amandio G Ferreira, Rui. (2007). Pengaruh aliran gas pelindung CO2 terhadap kekerasan dan ketangguhan pada material ST 60 dengan proses las MIG. Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik ITATS:

Surabaya. Ardiansyah, T. R., Basuki. M., Soejitno. (2017). Analisa Cacat Las Pada Pengelasan Butt Joint Dengan Variasi Arus & Posisi Pengelasan. SNTEKPAN V 2017, Institut Teknologi Adhi Tama. Surabaya. ISBN 978-602-98569-1-0

ASTM E8. (2010). Standard Test Methods for Tension Testing of Metallic Materials. West Conshohocken, Pennsylvania

Balai Latihan Kerja. (2016). Macam – Macam Pengelasan. Surabaya: BLK.

Ery, Hartoyo. (2011). Gas Lindung (Shielding Gas) Dalam Proses Pengelasan, https://eryhartoyo.wordpress.com/2011/05/1 1/gas-lindung-shielding-gas/ , 13 Juni 2020

PPNS. (2015). Materi Kuliah Keteknikan. http://himatl.ppns.ac.id/?p=130, 12 Januari 2020

PT. KARYAKREASI PUTRA SATYA. (2019). Mengenal Produk Baja Standar ‘SS 400’. https://kpssteel.com/blog/mengenal-produkbaja-standar-ss-400/, 29 Maret 2020

Siswanto dan Amri,Sofan. (2011). Konsep Dasar Teknik Las. Prestasi Pustakaraya. Jakarta.

Sunaryo, Hery. (2008). Teknik Pengelasan Kapal Jilid 1. Departemen Pendidikan Nasional

Sisworo, S.J. (2012). Pengaruh Perbedaan Posisi Pengelasan Terhadap Kekuatan Sambungan T-Joint Pengelasan Fillet Dengan Las Fcaw Pada Plat Mild Steel. Program Studi Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik UNDIP: Semarang.

Wiryosumarto, H Dan Okumura, Toshie. (2004). Teknologi Pengelasan Logam. Cetakan Ke IX. Pradnya Paramita. Jakarta.

Zakwan Hilmy, Nur Syahroni, Yoyok S. Hadiwidodo. (2018). Analisa Pengaruh Variasi Komposisi Gas Pelindung Terhadap Hasil Pengelasan Gmaw-Short Circuit dengan Penggunaan Mesin Khusus Regulated Metal Deposition (RMD). Program Studi Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan, ITS: Surabaya




DOI: https://doi.org/10.31284/j.semitan.2020.1063

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan