PENILAIAN RISIKO LINGKUNGAN AKIBAT AIR PEMBUANGAN AIR BALAS DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA

Danny Djaya Prakaatmaja, Minto Basuki, Erifive Pranatal

Abstract


Balas merupakan pemberat yang sangat dibutuhkan oleh kapal untuk menjaga sarat air guna untuk kestabilan kapal pada saat kapal telah terisi oleh muatan atau kosong muatan. Dengan menggunakan air laut sebagai balas kapal maka akan berdampak pada lingkungan laut pada daerah pelabuhan yang mengalami bongkar dan muat, yaitu adanya spesies terikut yang bersifat invasive. Dengan adanya dampak dari air balas tersebut makin banyak mikroorganisme yang berevolusi menjadi SAI (Spesies Asing Invasif). Tujuan penelitian ini, adalah melakukan penilaian risiko lingkungan akibat air balas kapal yang ada di perairan Pelabuhan Tanjung Perak. Analisis menggunakan data – data kunjungan kapal yang beroperasi di PT. Pelindo III cabang Tanjung Perak Surabaya.
Data-data tersebut dianalisis terhadap volume air balas yang dibuang menggunakan rumusan dari dokumen IMO MEPC 56/23 ANNEX II. Kemudian analisis dilanjutkan dengan kunjungan kapal serta jumlah air balas yang
dibuang keperairan. Analisis yang dikelompokkan menjadi 10% sampai dengan 60 % dari total kunjungan kapal, lalu dirambatkan dengan 5 sampai 25 ton kapal membuang air balas. Hasil pembahasan, air balas kapal yang dibuan
perairan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan kunjungan kapal yang dirambatkan sampai 60% dengan pembuangan air balas 25 ton per kapal bahwa tercatat, air balas kapal mencapai 53.625 ton atau setara dengan 54.966 kL. Pengurangan dampak pembuangan air balas kapal, dilakukan mitigasi dengan menurunkan risiko dengan menggunakan pengolahan air balas secara eksternal dan pemasangan pengolah air balas di setiap kapal, dengan konsekuensi pada biaya.


Keywords


Ballast Water Management; IMO; Regulasi; Risiko Lingkungan

Full Text:

PDF

References


Basuki, M, Lukmandono, dan Margareta, M.Z.B,. (2018a), Faktor Eksternalitas Berbasis Environmental Risk Assessment Pada Proses

Ballasting Dan Deballasting Di Daerah Pelindo II Jakarta, Prosiding Seminar Universitas Haluoleo, Kendari.

Basuki, M, Lukmandono, dan Margareta, M.Z.B, (2018b), Pengelolaan Air Balas Kapal Berbasis Environmental Risk Assessment Di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Sebagai Upaya Pencegahan Marine Pollution, Seminar Nasional Sekolah Pasca Sarjana USU, Medan.

Basuki, M, Lukmandono, dan Margareta, M.Z.B, (2018c), Implementation IMO Regulation of Ballast Water Management at Inaport 2nd Jakarta Based Environmental Risk Assessment, International Conference ICATECH, ITATS, Surabaya.

Basuki, M, Lukmandono, dan Margareta, M.Z.B, (2018d), Ballast Water Management Berbasis Environmental Risk Assessment di Perairan Indonesia, Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan V UNHAS. Makassar.

Basuki, M, Lukmandono, dan Margareta, M.Z.B, (2019), Ballast Water Management At Inaport 4th Makasar Based Environmental Risk Assessment, International Conference On Science, Technology & Environment (ICOSTE) 2019. UWK Surabaya, Terindek SSRN: https://ssrn.com/abstract=3512750 or http://dx.doi.org/10.2139/ssrn.3512750

Basuki, M., Manfaat, D., Nugroho, S., and Dinariyana, A,A,B., (2014), Probabilistic Risk Assessment of the Shipyard Industry Using the Bayesian Method, International Journal of Technology, Volume 5, Issue 1, pp 88-97

Basuki, M., Santosa, P.I., dan Alfiah, T., (2016), Penilaian Risiko Lingkungan (Environmental Risk Assessment) Pada Pekerjaan Reparasi Kapal Di Perusahaan Galangan Kapal Subklaster Surabaya, Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST), Yogyakarta, 26 November 2016.

Putri, Y. B., Cahyono, B., dan Soemartojo, 2016, Ecogreenship Waterballast Treatment Cogreenship Konsep Waterballast Treatment Memanfaatkan Gas Inert Temperatur Tinggi Dari Gas Buang Mesin Induk Untuk Mengurangi Mikroorganisme Air Ballast Pada Kapal, Jurusan Sistim

Dalam Kapal, FTK-ITS, Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.31284/j.semitan.2020.1016

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan