Analisis Kondisi Permukaan pada Ruas Jalan Raya Balamoa Kabupaten Tegal

Anjar Asmara, Ari Adrian, Suprapto Hadi

Abstract

Jalan Raya Balamoa Kabupaten Tegal, merupakan salah satu jalan kabupaten di Kabupaten Tegal yang diklasifikasikan sebagai jalan kelas III. Sebagai jalan kabupaten, fungsinya adalah menghubungkan pusat-pusat aktivitas lokal, sehingga mendukung mobilitas masyarakat. Jalan ini dirancang untuk melayani kendaraan kecil hingga sedang dengan batasan dimensi dan muatan tertentu sesuai ketentuan jalan kelas III. Namun, seringnya kendaraan berat bermuatan berlebih melintas di ruas ini menyebabkan kerusakan pada permukaan jalan, sehingga menimbulkan masalah kerusakan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kerusakan Jalan Raya Balamoa menggunakan metode Surface Distress Index (SDI). Dari hasil penelitian Persentase kerusakan sepanjang Jalan Raya Balamoa ini adalah Retak (Crack) 125%, Berlubang (Potholes) 42,5%, dan Bekas roda (Rutting) 20,73%. Rata-rata kerusakan dari seluruh segmen adalah 204,33, yang secara keseluruhan mengindikasikan bahwa kondisi jalan dominan berada dalam kategori rusak berat. Oleh karena itu, rekomendasi penanganan utama untuk sebagian besar segmen adalah peningkatan atau rekonstruksi.

Keywords

Jalan Raya Balamoa; Kerusakan Jalan; Surface Distress Index

Full Text:

PDF

References

S. Silondae, “Keterkaitan Jalur Transportasi Dan Interaksi Ekonomi Kabupaten Konawe Utara Dengan Kabupaten/Kota Sekitarnya,” J. Prog. Ekon. Pembang., vol. 1, no. 1, pp. 49–64, 2016.

K. Raharjo, “Dampak Program Perbaikan Kualitas Jalan Kabupaten Eks-Jalan Desa terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Banyumas,” vol. 6, no. 1, pp. 463–478, 2022, [Online]. Available: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/14090%0Ahttp://repository.unsoed.ac.id/14090/9/9 Daftar Pustaka-Kabul Raharjo-F2A019016-Tesis-2022.pdf

R. benela hutasoit Suprapto Hadi, Muhammad Ibnu Fatah and M. R. R. Silvia Afida Fahmi, “Analisa Derajat Kejenuhan , Perlengkapan Jalan , dan Nilai,” vol. 24, no. 3, pp. 2506–2515, 2024, doi: 10.33087/jiubj.v24i3.5550.

R. P. M. Anasya Musdalifah Syarifuddin, Suprapto Hadi, “INSPEKSI KESELAMATAN JALAN DI RUAS JALAN GATOT SUBROTO, KOTA TEGAL, JAWA TENGAH,” vol. 2, no. 2, pp. 86–92, 2024.

Dewi Asri Anugrah, “Analisa Penilaian Kondisi Jalan Raya Dengan Metode Surface Distress Index (Sdi) dan Present Serviceability Index (PSI) Studi Kasus : Duri Kecamatan Mandau,” J. Tek. Sipil, pp. 1–79, 2021.

B. Irsyad, R. R. Putri, S. Hadi, S. Varadinta, and M. R. Nazzaya, “Analisis Keselamatan Jalan Dengan Pendekatan Audit Keselamatan Jalan Pada Jalan Lokal Di Kota Tegal,” J. Tek. Sipil dan Arsit., vol. 29, no. 2, pp. 81–86, 2024, doi: 10.36728/jtsa.v29i2.3845.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum, “Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan,” Peratur. Menteri Pekerj. Umum Nomor 13 /Prt/M/2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilikan Jalan, pp. 1–28, 2011.

Bina Marga, “Survei Kondisi Jalan untuk Pemelihaaan Rutin,” Man. Konstr. dan Bangunan Tentang Tata Cara Pemeliharaan Jalan,Direktorat Jendral Bina Marga, 2011.

G. Aptarila, F. Lubis, and A. Saleh, “Analisis Kerusakan Jalan Metode SDI Taluk Kuantan - Batas Provinsi Sumatera Barat,” Siklus J. Tek. Sipil, vol. 6, no. 2, pp. 195–203, 2020, doi: 10.31849/siklus.v6i2.4647.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.