Pengujian Kuat Lentur Balok Usia 14 Hari dan 28 Hari Menggunakan Beton Instan

Wildan Satria Pratama Widiatmoko, Sefti Anjung Kurniawan, Umi Kholifah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik beton instan pada umur rencana 14 hari dan 28 hari serta penerapannya terhadap kapasitas lentur balok beton. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beton instan dengan umur rencana 14 hari memiliki kuat tekan (f’c) sebesar 30,68 MPa, sementara beton dengan umur rencana 28 hari memiliki kuat tekan sebesar 32,41 MPa. Nilai f’c tersebut termasuk dalam kategori beton normal dengan rentang f’c antara 25 MPa hingga 41 MPa. Perhitungan kapasitas lentur balok secara teoritis menghasilkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan hasil eksperimen, dengan perbedaan kenaikan antara 20-45%. Beban maksimum (Pu) yang dapat diterima oleh balok dengan beton instan umur 14 hari (BL14) adalah 55,030 kN, sedangkan pada umur 28 hari (BL 28) nilai beban maksimal yang mampu diterima sebesar 54,12 kN. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan dan kuat lentur balok, beton instan dengan umur 14 hari dapat digunakan dalam pekerjaan kontruksi dengan mutu beton yang baik, sehingga diharapkan penggunaan beton instan umur 14 hari mampu mempersingkat waktu pekerjaan kontruksi.

Keywords

beton instan, kuat tekan, kapasitas lentur, beban maksimum

Full Text:

PDF

References

Referensi

A. Asrullah, “KAJIAN KUAT LENTUR BETON DENGAN MENGGUNAKAN Sika Concrete Refair Mortar SEBAGAI PENGGANTI SEMEN PADA CAMPURAN BETON K 300,” J. Tek. Sipil, vol. 8, no. 1, pp. 13–17, 2019, doi: 10.36546/tekniksipil.v8i1.181.

A. Cakti, “PUPR sebut tiga tren kebutuhan beton dalam pembangunan infrastruktur,” antara. Accessed: Jan. 12, 2025. [Online]. Available: https://www.antaranews.com/berita/3653016/pupr-sebut-tiga-tren-kebutuhan-beton-dalam-pembangunan-infrastruktur

A. Pujianto, R. Faizah, D. A. Wijaya, J. Abdurazak, H. Prayuda, and H. Wijaya, “Kuat Tekan dan Tarik Belah Beton Serat Menggunakan Aggregat Ringan,” Semesta Tek., vol. 24, no. 1, pp. 1–9, 2021, doi: 10.18196/st.v24i1.12084.

M. Qomaruddin, K. Umam, I. Istianah, Y. Adi Saputro, and P. Purwanto, “Pengaruh Bahan Kalsium Oksida pada Waktu Pengikatan Pasta Beton Geopolimer dan Konvensional,” EKSAKTA J. Sci. Data Anal., vol. 19, pp. 182–192, 2019, doi: 10.20885/eksakta.vol19.iss2.art8.

Badan Standardisasi Nasional Indonesia, “Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder,” Badan Stand. Nas. Indones., p. 20, 2011.

C. G. S. CHU-KIA WANG, DESAIN BETON BERTULANG, JILID 1. JAKARTA: ERLANGGA, 1993.

Agus setiawan, Perancangan struktur beton bertulang berdasarkan SNI 2847:2013. erlangga, 2016.

A. W. Bambang Sabariman1, Sutikno2, “DAKTILITAS BALOK BETON MUTU TINGGI TANPA BAHAN KIMIA TAMBAHAN DENGAN DUA BUKAAN DI BADAN,” INERSIA, vol. XII, 2016.

D. Ukuran, M. Agregat, and K. Mm, “Issn: 2459-9727,” pp. 69–75, 2024.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.