Penanganan Limbah Kemasan Pestisida untuk Petani Desa Raya, Berastagi
Abstract
Kemasan bekas pestisida merupakan salah satu limbah dari kegiatan pertanian. Limbah tersebut termasuk dalam jenis limbah bahan berbahaya dan beracun yang dapat mencemari lingkungan dan pengelolaannya harus sesuai dengan peraturan. Pelatihan yang diadakan di Desa Raya, Berastagi, Sumatera Utara bertujuan untuk memberikan edukasi kepada petani untuk mengelola limbah kemasan pestisida dengan benar dan tepat. Pelatihan dilakukan dengan pre-test, materi, dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 40 orang petani dari desa Raya. Melalui pelatihan petani diajarkan langkah-langkah dalam mengelola kemasan bekas pestisida dengan mudah dan tepat. Dari hasil pre-test, rata-rata nilai yang diperoleh adalah 60. Saat post-test, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 100, yang mengindikasikan peningkatan pemahaman sebesar 66%. Petani sebelum pelatihan mengolah kemasan bekas hanya dengan membilas kemasan. Setelah kegiatan pelatihan, petani mengetahui bahwa penanganan kemasan bekas dilakukan dengan pencucian kemasan, melubangi kemasan, dan penimbunan. Pengelolaan limbah kemasan pestisida ini tidak hanya menjaga lingkungan dari pencemaran, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
F. Azzahra and R. Irawansyah, “Peran Sektor Pertanian dalam Perekonomian Lokal,” Karimah Tauhid, vol. 4, no. 8, 2025
E. B. Utoyo and S. Sudarti, “Analisis Persepsi Petani dalam Penggunaan Pestisida Kimia Terhadap Ekosistem Sawah di Kabupaten Jember,” Agroradix, vol. 5, no. 2, pp. 1–10, 2022
Tasya Wislim, Solfema Solfema, and Lili Dasa Putri, “Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Masyarakat Melalui Pengelolahan Limbah Pertanian,” Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, vol. 3, no. 1, pp. 163–168, 2024.
I. Andesgur, “Analisa Kebijakan Hukum Lingkungan dalam Pengelolaan Pestisida,” Jurnal Bestuur, vol. 7, no. 2, pp. 94–105, 2019.
B. R. Sinambela, “Dampak penggunaan Pestisida dalam Kegiatan Pertanian terhadap Lingkungan Hidup dan Kesehatan,” Jurnal Agrotek, vol. 8, no. 2, 2024.
Dwi Kurniawati, Fachriyatul Kholidah, Ratu Girindra Marhaeni Negarawati, Velistya Devina Febriyanti, and Denny Oktavina Radianto, “Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup,” Jurnal Wilayah, Kota dan Lingkungan Berkelanjutan, vol. 3, no. 1, pp. 72–83, 2024.
T. I. Putra, N. Setyowati, and E. Apriyanto, “Identifikasi Jenis dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Rumah Tangga: Studi Kasus Kelurahan Pasar Tais Kecamatan Seluma Kabupaten Seluma,” Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (2019) 8(2) 49-61, vol. 8, no. 2, pp. 49–61, 2019.
A. A. Sidik and E. Damanhuri, “Studi Pengelolaan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Laboratorium Laboratorium di ITB,” Jurnal Teknik Lingkungan, vol. 18, pp. 12–20, 2012.
H. Situmorang, Noveri, M. Putrina, and E. R. Fitri, “Perilaku Petani Padi Sawah dalam Menggunakan Pestisida Kimia di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia,” Agro Bali, vol. 4, no. 3, pp. 418–424, 2021.
R. Adriyani, “Usaha Pengendalian Pencemaran Lingkungan Akibat Penggunaan Pestisida Pertanian,” Jurnal Kesehatan Lingkungan, vol. 3, no. 1, pp. 95–105, 2006.
S. F. Pertiwi, “Pengawasan Cemaran Residu Pestisida pada Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Kabupaten Minahasa,” Journal of Integrated Agricultural Socio Economics and Entrepreneurial Research, vol. 1, no. 2, pp. 47–56, Mar. 2023.
L. T. Puspasari, R. Meliansyah, S. Hartati, and V. K. Dewi, “Aplikasi Pembuatan Pestisida Nabati sebagai Alternatif Pengendalian Serangga Hama Tanaman pada Petani Sayur di Desa Margahayu dan Margacinta, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut,” Agrikultura Masyarakat Tani, vol. 1, no. 3, pp. 132–137, 2024.
R. D. S., Y. H. D., and N. A. Y. D., “Hubungan Penggunaan dan Penanganan Pestisida pada Petani Bawang Merah terhadap Residu Pestisida dalam Tanah di Lahan Pertanian Desa Wanasari Kabupaten Brebes,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 4, no. 3, pp. 879–887, 2016.
E. D. Listiyani, “Penerapan Biopestisida Nabati untuk Pertanian Ramah Lingkungan dalam Meningkatkan Hasil dan Keseimbangan Ekosistem,” Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, vol. 32, no. 1, pp. 64–74, 2025.
M. M. M. Benu, A. S. J. A. Tae, and L. Mukkun, “Dampak Residu Pestisida Terhadap Keanekaragaman Jamur Tanah Pada Lahan Sayuran,” Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, vol. 22, no. 2, pp. 80–88, 2020.
A. S. Duniaji and I. K. Suter, “Pengujian Kandungan Residu Pestisida Pada Tanaman Sayuran Di Kabupaten Badung Dengan Kartu Pendeteksi Pestisida (Pesticide Detection Cards) Dan Gas Chromatography Mass Spectrophotometry,” Jurnal Imu dan Teknologi Pangan, vol. 10, no. 4, pp. 746–752, 2021.
I. G. Purba, I. Trisnaini, and R. Razak, “Keluhan Kesehatan Subjektif Akibat Pajanan Pestisida pada Petani Palawijaya di Kecamatan Dempo Utara Pagar Alam,” Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, vol. 22, no. 3, pp. 282–293, 2023.
A. N. Achza, C. H. Amaliana, Firdus, M. Nasir, and A. Rizki, “Artikel Review: Dampak Penggunaan Pestisida Terhadap Kesehatan Masyarakat di Indonesia,” Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan, vol. 1, no. 2, pp. 54–64, 2021.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

(click to enlarge)