Monitoring Pemakaian Daya Listrik Secara Realtime Berbasis Internet Of Things

Tukadi1 Tukadi1, Wahyu Widodo, Maretha Ruswiensari, Aryo Qomar

Abstract


Monitoring energi listrik diperlukan karena pemanfaatan energi listrik saat ini kurang efektif dan pemakaiannya sangat berlebihan. Selain listrik pasca bayar yang sudah ada sebelumnya di Indonesia telah di implementasikan listrik prabayar, Layanan ini mempunyai keungulan di bandingkan teknologi terdahulu, karena pelanggan dapat mengontrol biaya pengeluaran dari kebutuhan listrik, seperti mengisi pulsa melalui ponselnya. Kenyataannya pencatatan kWh (kilowatt-jam) tidak dapat di kontrol secara real-time, sering kali pemakaian yang over bugjet. Maka dibuatlah aplikasi pengendalian jarak jauh (mobile control) peralatan elektronik yang meliputi lampu, kipas dan pompa air. Serta juga dibuat aplikasi yang dapat monitoring pemakaian daya listrik, biaya yang harus dibayarkan, dapat melihat lama penggunaan peralatan listrik, dan dapat memberikan estimasi biaya penggunaan kwh listrik yang akan datang berbasis internet of things menggunakan mikrokontroler wemos. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, lamanya pemakain peralatan listrik berbanding lurus dengan biaya yang harus dikeluarkan. Hasil dari pengujian pengiriman data sensor ke database mendapatkan rata – rata 312ms. Hal tersebut menunjukan pengiriman data dapat dilakukan secara realtime.


Keywords


Sensor arus ina 219; Mikrokontroler Wemos; internet of things; mobile control

Full Text:

PDF

References


Nusa Temy.2015. Sistem Monitoring Konsumsi Energi Listrik Secara Real Time Berbasis Mikrokontroler .MANADO:Universitas Sam Ratulagi.hal 19.ISSN:2301-8402

Yurmama Tri Fajar, Novi Azman. 2009. PERANCANGAN SOFTWARE APLIKASI PERVASIVE SMART HOME.Jakarta:Universitas Nasional. hal E1.ISSN: 1907-5022

Zipperer, Adam, et al. 2013 .Electric energy management in the smart home: Perspectives on enabling technologies and consumer behavior.amerika : Colorado university.hal 2397. DOI:10.1109/JPROC.2013.2270172

Zouai Meftah, Okba Kazar, Belgacem Haba, Hamza Saouli , 2017, Smart house simulation based multi- agent system and internet of things.Algeria : 2017 International Conference on Mathematics and information Technology.hal 201. DOI:978-1-5386-3269-7/17/.

Budijanto, A. dan Shoim, A., (2016). Pembelajaran Embedded System Berbasis Proyek Menggunakan Arduino Mega2560. Prosiding SNST, Fakultas Teknik.

Budijanto, A. dan Shoim, A., (2015). Prototipe Modul Pembelajaran Embedded System Berbasis Arduino.Prosiding SNTEKPAN III,ITATS.

Bruce, R., Brock, D. and Reiser, S., 2013, April. Teaching programming using embedded systems. In Southeastcon,2013 Proceedings of IEEE (pp. 1-6).IEEE.

Gaddis, T., Halsey, R.(2015).Starting Out with App Inventor for Android. Pearson Education Limited, England.

Karakus, M., Uludag, S., Guler, E., Turner, S.W. and Ugur, A., 2012, June. Teaching computing and programming fundamentals via App Inventor for Android. In Information Technology Based Higher Education and Training (ITHET), 2012 International Conference on (pp. 1-8). IEEE.

Nooshabadi, S. and Garside, J., (2006). Modernization of teaching in embedded systems design-an international collaborative project. IEEE Transactions on Education, 49(2), pp.254-262.

Pan, T., Zhu, Y. (2017) Designing Embedded Systems with Arduino: A Fundamental Technology for Makers. Springer Nature Singapore Pte Ltd. Tuma, T. and Fajfar, I., (2006),

July. A necurriculum for teaching embedded systems at the University of Ljubljana. In Information Technology Based Higher Education and Training, 2006. ITHET'06. 7th International Conference on (pp. 14-19). IEEE. Tylor, J. (2011). App Inventor for Android:

Build Your Own Apps — No Experience Required!, John Wiley & Sons, Ltd.United Kingdom.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.