Produksi Karbon Aktif Dari Kulit Singkong Dengan Aktivasi Kimia Fisika Menggunakan Gelombang Mikro

Dian Yanuarita Purwaningsih, Agus Budianto, Ariska Asti Ningrum

Abstract


Semakin banyaknya kulit singkong hasil limbah industri makanan yang berpotensi mencemari lingkungan. Perlu dilakukan penelitian untuk memanfaatkan limbah kulit singkong tersebut, salah satunya adalah diolah menjadi karbon aktif yang dapat digunakan sebagai adsorben. Pembuatan karbon aktif dari kulit singkong dilakukan dengan cara kulit singkong diaktivasi menggunakan aktivator asam fosfat 2,5 % selama 24 jam dan kemudian diaktivasi kembali menggunakan microwave dengan variabel daya gelombang 80, 240, 400, 560, dan 800 watt. Pada hasil penelitian didapatkan karbon aktif kulit singkong terbaik pada variabel daya gelombang microwave 800 watt dengan bilangan iod sebesar 3.173,25 mg/gram memiliki kadar air 1%, kadar abu 5 %, kadar zat menguap 23%, serta kadar karbon terikat 72%. Dari penelitian ini kualitas karbon aktif dari kulit singkong telah memenuhi baku mutu SNI 06-3703-1995 yang memiliki ketentuan bilangan iod minimum 750 mg/gram dengan kadar air maksimum 15 %, kadar abu maksimum 10 %, kadar zat menguap mak simum 25%, serta kadar karbon terikat minimal 65 %.

Keywords


Kulit Singkong, Karbon Aktif, Aktivasi, Microwave , Adsorben

Full Text:

PDF

References


L. Maulinda, N. Za, D. N. Sari, J. T. Kimia, F. Teknik, and U. Malikussaleh, “Jurnal Teknologi Kimia Unimal Pemanfaatan Kulit Singkong sebagai Bahan Baku Karbon Aktif,” J. Teknol. Kim. Unimal, vol. 4, no. 2, pp. 11–19, 2015.

S. Utomo, “DAYA SERAP KARBON AKTIF DARI KULIT SINGKONG DENGAN ABSTRAK Indonesia merupakan Negara agraris dan berpotensi sebagai penghasil singkong . Dalam pemanfaatan singkong akan selalu disertai adanya limbah yaitu kulit singkong yang belum diberdayakan secara mak,” Sains dan Teknol. 2014, vol. 1, no. November, pp. 1–4, 2014.

A. Rahmawati, “PEMANFAATAN LIMBAH KULIT UBI KAYU (Manihot utilissima Pohl.) DAN KULIT NANAS (Ananas comosus L.) PADA PRODUKSI BIOETANOL MENGGUNAKAN Aspergillus niger,” 2010.

A. Budianto, E. Kusdarini, S. S. W. Effendi, and M. Aziz, “The Production of Activated Carbon from Indonesian Mangrove Charcoal,” in IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 2019, vol. 462, no. 1.

M. A. Tadda et al., “A review on activated carbon: process, application and prospects,” J. Adv. Civ. Eng. Pract. Res., vol. 2, no. 1, pp. 7–13, 2016.

K. Udyani, D. Y. Purwaningsih, R. Setiawan, and K. Yahya, “Pembuatan Karbon Aktif Dari Arang Bakau Menggunakan Gabungan Aktivasi Kimia dan Fisika Dengan Microwave,” J. IPTEK, vol. 23, no. 1, pp. 39–46, 2019.

L. E. Laos, “Pemanfaatan Kulit Singkong Sebagai Bahan Baku Karbon Aktif,” JIPF (Jurnal Ilmu Pendidik. Fis., vol. 1, no. 1, p. 32, 2016.

E. Kusdarini, D. Y. Purwaningsih, and A. Budianto, “Adsorption of PB2+ ion in water well with amberlite IR 120 NA resin,” Pollut. Res., vol. 37, no. 4, 2018.

A. Budianto, R. Romiarto, and F. Fitrianingtyas, “PEMANFAATAAN LIMBAH KAKAO (Theobroma cacao L) SEBAGAI KARBON AKTIF DENGAN AKTIFATOR TERMAL DAN KIMIA,” 2016, pp. 1–8.

S. Hartanto and Ratnawati, “SAWIT DENGAN METODE AKTIVASI KIMIA Pada karbonisasi terjadi proses penguapan air,” vol. 12, no. 1, pp. 12–16, 2010.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.