Penerapan The Swedish Traffic Conflict Technique pada Audit Keselamatan Jalan di Simpang Jalan Wonocolo – Jalan Bebekan Taman, Sidoarjo

Kurnia Hadi Putra, Hangga Wyasa Faarijal Hammi

Abstract

Keselamatan jalan merupakan upaya dalam menanggulangi kecelakaan yang terjadi di jalan raya. Kecelakaan tidak hanya disebabkan oleh faktor kondisi kendaraan maupun pengemudi, namun juga faktor lain seperti konflik lalu lintas. Persimpangan jalan Wonocolo – jalan Bebekan Taman Sidoarjo memiliki tingkat konflik yang sering terjadi. Pada kurun waktu 1 minggu kecelakaan terjadi sebanyak 2 atau 3 kali. Kecelakaan yang terjadi tidak selalu melibatkan pihak kepolisian dan kecelakaan dapat dikatakan ringan serta tidak mengalami kerugian material. Untuk menangani konflik yang terjadi perlu analisis menggunakan metode Traffic Conflict Technique. Metode ini adalah mengidentifikasi kecelakaan yang hampir terjadi yang berhubungan dekat dengan kecelakaan dan melihat pola terjadinya konflik untuk mengkategorikan konflik yang terjadi apakah serius atau tidak. penerapan metode ini adalah mengamati perilaku pengguna jalan, menganalisis jenis konflik, serta berinteraksi dan wawancara terhadap pengguna jalan guna informasi penunjang dalam mengidentifikasi konflik yang terjadi. Tujuan dari penggunaan metode ini untuk mengurangi konflik yang terjadi serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Sehingga hasil dari penelitian dengan penerapan metode TCT diharapkan dapat mengidentifikasi dan memberikan gambaran apakah konflik yang terjadi masuk kategori serius atau tidak dan selanjutnya dapat dilakukan upaya dalam memberikan rekomendasi penanganan agar dapat mengurangi konflik yang terjadi serta meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Keywords

The Swedish Trafflic Conflict Technique; audit keselamatan jalan

Full Text:

PDF

References

Andriansyah. 2015. Manajemen Transportasi Dalam Kajian Dan Teori. Jakarta : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

BINAMARGA. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesian. Jakarta.

Departemen Perhubungan, Panduan Penempatan Fasilitas Perlengkapan Jalan. Jakarta.

Departemen Perhubungan. 1987. Produk Standar untuk Jalan Perkotaan. Jakarta.

Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. 2004. Penanganan Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas.

Fitrianto, A.S. 2012. Upaya Peningkatan Keselamatan Simpang Jl. Kebayoran Lama – Jl. Ltdjen Soepono dengan Metode Trafic Conflict Technique (Near-missed Accident). Jakarta : Fakultas Teknik UI.

Mursid Budi H, dkk. 2014. Evaluasi Kinerja Simpang Tidak Bersinyal Jalan Raya Mengkreng Kabupaten Jombang. Jurnal Rekayasa Sipil. 8(3) : 174-180.

Sukirman, Silvia. 1999. Dasar – Dasar Perencanaan Geometri Jalan. Bandung: Penerbit Nova

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 96 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pelaksanaan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. Jakarta: Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Tamin, OZ, 2000. Perencanaan Dan Pemodelan Transportasi, Edisi Kedua, Bangdung: Sub Jurusan Transportasi – Teknik Sipil, ITB, Bandung.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.