PENGARUH FAKTOR KESERAGAMAN (Fk) PADA VARIAN TEBAL LAPIS TAMBAH JALAN KELAKAP TUJUH DUMAI-RIAU

Elianora Elianora

Abstract


Salah satu cara untuk meningkatkan atau mengembalikan kemampuan dan pelayanan jalan adalah dengan melakukan tebal lapis tambah (overlay). Pada penelitian ini perencanaan overlay secara non destruktif berdasarkan lendutan balik, dilakukan menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013 berdasarkan nilai faktor keseragaman yang mempengaruhinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh nilai Fk terhadap variasi tebal lapis tambah di jalan Kelakap Tujuh Dumai-Riau.  Hasil analisis menunjukan nilai ekivalen beban sumbu standar selama umur rencana 10 tahun sebesar 6.546.500,63 ESA. Dengan melakukan pembagian segmen untuk mendapatkan variasi faktor keseragaman (Fk) dan tebal lapis tambah (overlay)  yang berbeda  maka diperoleh hasil pada segmen 1 Sta 00+000 s/d Sta 00+550 FK 24% overlay 4,1 cm, segmen 2 Sta 00+550 s/d Sta 01+200 FK 19% overlay 7,2 cm, segmen 3 Sta 01+200 s/d Sta 01+750 FK 19% overlay 8 cm dan segmen 4 Sta 01+750 s/d Sta 02+300 FK 11% overlay 9 cm.

Kata kunci:  tebal lapis tambah, lendutan balik, faktor keseragaman 


Full Text:

PDF

References


. Bina Marga, (2005), Pd T-05- 2005-B, Pedoman Perencanaan Tebal Lapis Tambah Perkerasan Lentur, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.

. Bina Marga, (2013), Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013, Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.

. Elianora, (2017), Pengaruh Faktor Kseragaman Terhadap Variasi Tebal Overlay Pada Jalan Lintas Desa Labuhan Tangga Besar-Labuhan Tangga Kecil Kabupaten Rokan HilirRiau, Jurnal APTEK No.1 Vol.IX, Januari 2017:79-87

. Hendarsin L Shirley, (2008), Perencanaan Teknik Jalan Raya, Politeknik Negeri Bandung, Bandung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.