FIRE FIGHTER BOAT : TINJAUAN ASPEK PENGGERAK, STABILITAS DAN OLAH GERAK

Arga Bimantara, Pramudya Imawan Santosa, I Putu Andhi Indira Kusuma

Abstract


Karakteristik pemukiman bantaran sungai di daerah perkotaan adalah padat penduduknya dengan akses jalan yang sempit, sehingga ketika terjadi bencana kebakaran akan kesulitan untuk menangulanginya karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk. Sebagai solusi diperlukan sebuah fire fighter boat (Kapal pemadam kebakaran). Fire fighter boat ini direncanakan menggunakan pompa. Untuk itu, dalam perancangan kapal ini masalah hambatan (Resistance), penggerak (Powering), stabilitas (Stability) dan olah gerak (Seakeeping) merupakan hal yang penting. Untuk menyelesaikan perhitungan Powering menggunakan Metode Holtrop dengan menggunakan software Maxsurf Resistance, sedangkan perhitungan stabilitas dan olah gerak menggunakan software Maxsurf (Stability dan Motion). Hasil yang didapat dari perhitungan Powering sebesar 6.2 HP dengan gaya Dorong Pompa (Thrust Pump) sebesar 30.6 N. Selanjutnya hasil dari perhitungan stabilitas menunjukkan bahwa boat dengan kondisi pemuatan bahan bakar penuh (FOT 100%) didapat maksimum GZ = 0.601 m dengan sudut kemiringan (Heel Angle) 17.3°, sedangkan untuk kondisi pemuatan bahan bakar kosong (FOT 0%) didapat maksimum GZ = 0.611 m dengan sudut kemiringan (Heel Angle) 16.4°. Kedua kondisi pemuatan tersebut telah sesuai dengan standar kriteria IMO A.749 (18) Code On Instact Stability. Hasil analisa olah gerak (Seakeeping) menggunakan software Maxsurf Motion Advanced diperoleh : Gerakan Roll, pada sudut gelombang datang 90° (Beam Seas) RAO 0.68 dan Wave Encounter sekitar 1.3 rad/s. Pada sudut gelombang oblique 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.48 dan Wave Encounter sekitar 1.3 rad/s. Pada sudut gelombang datang 180° (Head Seas) RAO 0.2 dan Wave Encounter sekitar 1.3 rad/s. Gerakan Pitch, pada sudut gelombang datang 90° (Beam Seas) RAO 0.15 dan Wave Encounter sekitar 0.8 rad/s. Pada sudut gelombang oblique 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.13 dan Wave Encounter sekitar 0.8 rad/s. Pada sudut gelombang datang 180° (Head Seas) RAO 0.08 dan Wave Encounter sekitar 0.8 rad/s. Gerakan Heave, pada sudut gelombang datang 90° (Beam Seas) RAO 0.0061 dan Wave Encounter sekitar 0.5 rad/s. Pada sudut gelombang oblique 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.0045 dan Wave Encounter sekitar 0.5 rad/s. Pada sudut gelombang datang 180° (Head Seas) RAO 0.0041 dan Wave Encounter sekitar 0.5 rad/s.

Keywords


bantaran sungai; fire fighter boat; penggerak; stabilitas; olah gerak

Full Text:

PDF

References


Arismunandar, Wiranto. 2002. “Penggerak Mula Motor Bakar Torak”. Bandung : Institut Teknologi Bandung.

Bhattacharyya, Rameswar. 1978. “Dynamic Of Marine Vehicles”. Jhon Wiley & Sons. New York

D.R. Derret and C. B. Barras, Ship Stability for Masters and Mates, 6th ed. (Elsevier Butterworth-Heinemann, Oxford, 2006).

Hilmy, Nizar. 2014, Rancang Bangun Fire Fighter Boat Sebagai Sarana Pemadam Di Bantaran Sungai Ciliwung Di D.K.I Jakarta, Buku Skripsi, Jurusan Teknik Perkapalan ITATS., Surabaya

Hind, Anthony. 1982. “Stability And Trim Of Fishing Vessel And Other Small Ships”. Fishing News Book Ltd. England

http://www.javaneseboat.com/kapal-khusus/jrbb-5522-5-5-m-fire-boat/kapal khusus rescue boat dan pemadam kebakaran ( firefighter boat )

http://oceanworld.tamu.edu/resources/ocng_textbook/chapter16/chapter1604.html

http://www.ui.ac.id/feature/sungai-ciliwung-kini.htmldata sungai ciliwung / universitas indonesia

HSC 2000 Code – International Code of Safety for High-Speed Craft, 2000.

Kustiawan, Aris. 2016, Analisis Teknis Dan Ekonomis Pengaruh Pemindahan Ruang Penumpang Dari Depan Ke Bagian Belakang Terhadap Stabilitas Kapal, Buku Skripsi, Jurusan Teknik Perkapalan ITATS., Surabaya

Kukner, A. dan Sariöz, K., (1995). “High Speed Hull Form Optimisation for Seakeeping, Advance in Engineering Software, Vol 22, pp 179-189

Manik, Parlindungan, dkk. 2012, Studi Perancangan Kapal Katamaran Multifungsi Di Kawasan Sungai Banjir Kanal Barat Semarang, Jurnal, Jurusan Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro.

Seehaten, Verlag. 1983 “Manouvering Technical Manual”, Hamburg.

Suparlan, Parsuadi, 1997, Masyarakat dan Kebudayaan Perkotaan Perspektif Antropologi Perkotaan, jakarta: Yayasan Pengembangan kajian Ilmu Kepolisian.

Yuliatmoko, dkk. 2008, Analisa Potensi Sungai Di Surabaya Sebagai Sarana Transportasi Alternatif, Buku Skripsi, Jurusan Teknik Perkapalan, ITATS.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.