ANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU METODE AGREGATE GUNA MEMINIMALIS BIAYA PT. XYZ

Erna Ratnasari, Suparto Suparto

Abstract


Untuk memenuhi permintaan produksi dalam mencukupi kebutuhan konsumen maka PT. XYZ ini perlu dilakukan pengendalian persediaan bahan baku sesuai dengan keperluan produksi yang ada dan untuk menghindari kerugian besar yang akan diderita oleh perusahaan akibat kesalahan dalam memenuhi permintaan produksi pada masa mendatang yang akan berpengaruh pada pengendalian persediaan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan biaya minimal dalam proses produksi gelas 250 ml, botol 550 ml dan galon 19 L. Dengan menggunakan metode agregate diharapkan mampu meminimalisir biaya produksi dengan strategi zero inventoty plan, level work force plan, dan mixed plan. Dengan menggunakan hasil peramalan dengan menggunakan  moving averages, exponential smoothing dan seasonal diantara ketiga metode peramalan yang mempunyai nilai error terkecil adalah seasonal.  Hasil dari perencanaan agregate dan yang paling minimum biaya produksinya adalah zero inventory plan dengan biaya gelas 250 adalah  Rp 667,575,000,-  botol 550 ml adalah Rp 187,650,000 dan galon 19 L adalah  Rp 3,182,962,500,-. Kemudian menghitung jumlah persediaan bahan baku yang paling minimum Polietilen Terepthalate (PET) dengan 8 kali pemesanan dalam satu tahun dan Poly Carbonate (PC) 8 kali pemesanan dalam satu tahun dengan menggunakan perhitungan Economic Order Quantity.


Keywords


Peeramalan; Agregate; Economic Order Quantity (EOQ); Gelas 250 ml; Botol 550 ml; Galon 550 ml;

Full Text:

PDF

References


Anton M Mulyono (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta :Balai Pustaka

Biegel, John E., (1999). Production Control, A Quantitative Approach. Pentise Hall, inc; Engelwood Cliffs, N.J

Buffa, Elwood S, (1991). Manajemen Produksi Operasi. Edisi 7. Jakarta: Erlangga

Handoko, T. Hani. (2000). Dasar-Dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Ed ke-1. Yogyakarta: BPFE

Indriyo Gtosudarmo dan Basri, (2002), Manajemen Keuangan, Edisi 3, BPFEE, Yogyakarta

Jay Heizer dan Barry Render. (2005). Operatio Management, 7th edition. (Manajemen Operasi edisi 7, Buku 1) Penerbit Salemba Empat. Jakarta

Daniel Shipper Robert L. Bulfin, Jr. (1997) Production : Planning, Control, and Integral.

Makridakis, (1993). Metode dan Aplikasi Peramalan. Jakarta: Bina Aksara

Mulyadi, (2001), Sistem Akuntansi, Edisi Ketiga, Cetakan Ketiga, Penerbit Salemba Empat, Jakarta

Nasution, (2003). Metode Research: Penelitian Ilmiah. Jakarta : PT.Bumi Aksara

Rofhiudin, Achmad, (2015), Analisa Perencanaan Produksi Agregat Speedometer Roda Dua Di PT. Indonesia Nippon Seiki. Tugas Akhir. Universitas Mercu Buana Jakarta

Nurkhasanah, Nunung, (2009), Persediaan Bahan Baku Optimum Dengan Metode Economic Order Quantity Pada Es Chika Home Industry. Universitas Al-Azhar Indonesia

Nurhasanah, Siti, (2012), Analisis Persediaan Solar Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Pada PT Anugerah Bara Kaltim, Jurusan Adiminstrasi Bisnis Politeknik Negeri Samarinda

Sukendar, Irwan, (2008), Metoda Agregat Planning Heuristik Sebagai Perencanaan Dan Pengendalian Jumlah Produksi Untuk Minimasi Biaya. Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Sultan Agung

Wignjosoebroto, Sritomo. 1995.Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu. Surabaya : Prima Printing


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.