PERLAKUAN HIDROTHERMAL DENGN KONDISI ALKALIN PADA JERAMI PADI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BIOGAS

Abas Sato, Yustia Wulandari

Abstract


Dalam Penelitian ini dilakukan pembuatan biogas dari jerami yang telah diberikan perlakuan awal, yaitu dengan proses hidrothermal pada kondisi alkaline. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan produksi biogas dari jerami dengan perlakuan awal tersebut. Proses hidrothermal akan memutus rantai polisakarida karena perlakuan pemanasan dengan dibantu bahan kimia. Prinsip proses hidrothermal adalah degradasi fisik dan kimia dalam autoclave pada suhu 120oC dengan NaOH 3% selama 1 jam. Hasil proses hidrothermal ini sebagai masukan pada digester anaerobik dengan waktu tinggal hidrolik antara 15 – 25 hari. Biogas akan terbentuk dari digester, diukur volumenya dan dihitung potensi pembentukannya setiap kilogram jerami. Digester anaerobik bekerja secara semikontinu, memiliki volume kerja 10 liter dan dengan konsentrasi solid di dalam feed antara 3-12% Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses hidrothermal pada perlakuan awal jerami padi akan meningkatkan produksi biogas dibandingkan produksi biogas dari jerami tanpa perlakuan awal secara signifikan. Perlakuan awal hidrothermal mampu meningkatkan produksi biogas 165% lebih tinggi daripada jerami tanpa perlakukan awal. Jerami padi yang tidak dipretreatment hydrothermal mampu menghasilkan biogas 76.3 liter biogas per kilogram jerami kering, sedangkan jerami padi dengan pretreatment hidrothermal mampu menghasilkan 202 liter biogas per kg jerami kering


Keywords


-

Full Text:

PDF

References


Hamelinck CN, van Hooijdonk G, Faaij APC. Ethanol from lignocellulosic biomass: techno-economic performance in short-, middle- and long-term. Journal of Biomass Bioenergy 2005;28:384–410.

Sun Y, Cheng J. Hydrolysis of lignocellulosic materials for ethanol production: a review. Journal of Bioresource Technology 2002;83:1–11.

Demirbas MF, Balat M, Balat H. Potential contribution of biomass to the sustainable energy development. Journal of Energy Conversion Management 2009;50:1746–60.

Deublein D, Steinhauser A. Biogas from waste and renewable sources: an introduction. Weinheim: WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA; 2008

Chandra R, Takeuchi H, Hasegawa T. Methane production from lignocellulosic agricultural crop wastes: a review in context to second generation of biofuel production. Journal of Renewable and Sustainable Energy Rev 2011. doi:10.1016/j.rser.2011.11.03

http://www.rice-trade.com/articles/rice-production.html; 2014

He Y, Pang Y, Li X, Liu Y, Li R, Zheng M. Investigation on the changes of main compositions and extractives of rice straw pretreated with NaOH for biogas production. Journal of Energy and Fuels 2009;23:2220–4

Kumar P, Barrett DM, Delwiche MJ, Stroeve P. Methods for pretreatment of lignocellulosic biomass for efficient hydrolysis and biofuel production. J Industrial Engineering Chemistry Research 2009;48:3713–29

Chandra, H. Takeuchi, T. Hasegawa, 2012, Hydrothermal pretreatment of rice straw biomass: A potential and promising method for enhanced methane production, Applied Energy, Vol 94, Pages 129-140

Gerardi M.H. (2003), The Microbiology of Anaerobic Digesters, John Wiley & Sons, Inc., New Jersey


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.