Pemilihan Pembagian Zona dengan Siklus Menggunakan Bekisting Alform pada Pekerjaan Plat terhadap Biaya dan Waktu

Siti Choiriyah, Fahmi Firdaus, Arizal Nur

Abstract


Pekerjaan sruktur peralatan yang paling utama yang dibutuhkan adalah bekisting karena pengerjaan struktur rata-rata dilakukan pengecoran ditempat. Bekisting merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mencetak sebuah struktur beton dan juga fasilitas penunjang pekerjaan yang dapat menahan beban diatasnya.Jika digunakan berulangkali dalam jangka waktu panjang dapat memungkinkan terjadinya kerusakan.Oleh karena itu dilakukan manajemen pengendalian material yang terbuang akibat kerusakan material agar menjadi lebih efisien.Jenis bekisting yang digunakan pada penelitian ini adalah bekisting Alform.Tujuan dari pola pembagian zona dengan siklus yang didasarkan pada tingkat ketersediaan material, alat, dan tenaga kerja untuk mendapatkan tingkat efisiensi biaya dan waktu.Metode yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif dengan perbandingan alternatif pembagian zona yaitu 3, 4, dan 5 pembagian zona dengan siklus perlantai 8 hari. Hasil dari analisis tersebut antara lain Alternatif 3 pembagian zona total waktu 180 hari dengan biaya Rp.5.142.155.839. Alternatif 4 pembagian zona total waktu 160 hari dengan biaya Rp.5.135.106.936. Alternatif 5 pembagian zona total waktu 200 hari dengan biaya Rp.5.179.150.143. berdasarkan hasil dari analisis maka pola pembagian zona yang terbaik adalah 4 pembagian zona.


Keywords


Bekisting Alform; Pembagian Zona dengan siklus; Pekerjaan Plat

Full Text:

PDF

References


Mahmuda, Ahadiyah. 2018. Analisis Alternatif Pembagian Zona Pekerjaan Bekisting dari Segi Biaya dan Waktu pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Tingkat Tinggi (Studi Kasus : Wisma Atle Blok D10-3 tower 6 Kemayoran Jakarta).

Stephens. 1985. Pengertian Bekisting, http://e-journal.uajy.ac.id. Diakses tanggal 13 Mei 2019.

Abdul Nashir, Yusron. 2010. Optimalisasi Waktu dan Biaya Pekerjaan Bekistingmelalui Sistem Siklus Pemakaian dan Sistem Zoning Pada Gedung Bertingkat (Studi Kasus; Proyek Universitas Gadjah Mada Kampus Jakarta).

Afandi, Muhammad ikfi. 2016. Dampak Perubahan Pembagian Zona Terhaap Waktu dan Biaya pada Pekerjaan Struktur (Studi Kasus : Proyek One East Residance Surabaya ). Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Salsabila, Monica. 2015. Zonasi Lahan Dan Pemanfaatannya (Studi Tentang Kebijakan Tata Ruang Dan Implementasi Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tahun 2010-2030). Jurnal Ilmiah.

Stephens. 1985. Pengertian Bekisting, http://e-journal.uajy.ac.id. Diakses tanggal 13 Mei 2019.

Nofal, Muhammad. 2016. Analisa Pemodelan Manajemen Waktu dengan MetodePembagian Zona Pekerjaan Struktur (Studi Kasus : Proyek Gedung SKPD 1 Tanggerang Selatan). Institut Pertanian Bogor : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian.

F.Wigbout 1992.Buku Pedoman Tentang Bekisting (kotak Cetak), Erlangga, Jakarta.

Muchdoro, 1997.Pengertian Efisiensi, Jurnal Fisip UNMU.

Ervianto Wulfram I (2002). Buku Manajemen Proyek konstruksi, ANDI, Yogyakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.