Housing Quality pada Permukiman Informal Sempadan Rel Kereta Api, Dupak Magersari, Surabaya

Firdha Ayu Atika

Abstract


Permukiman informal menjadi tempat tinggal bagi sebagian besar masyarakat perkotaan, khususnya di negara berkembang. Permukiman Informal Dupak Magersari merupakan salah satu permukiman informal yang tumbuh di Surabaya Utara. Housing Quality mencakup banyak faktor yang meliputi kondisi fisik bangunan serta fasilitas dan pelayanan lain yang membuat hunian di suatu kawasan menjadi kondusif. Riset ini mengkaji mengenai Housing Quality pada permukiman informal dalam upaya memperbaiki kondisi hunian dan kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi secara kualitatif yang mengungkapkan Housing Quality pada Permukiman Informal Dupak Magersari RW 09, Surabaya. Data yang diperoleh kemudian diuraikan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil identifikasi dari Housing Quality akan membantu dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan, pembangunan infrastruktur fisik, perbaikan sosial ekonomi, perbaikan lingkungan, serta peningkatan pembangunan bagi stakeholder yang terlibat dalam perbaikan permukiman informal.

Keywords


Housing Quality; Permukiman Informal; Dupak Magersari; Sempadan Rel Kereta Api

Full Text:

PDF

References


K. Dovey and R. King, “Forms of Informality: Morphology and Visibility of Informal Settlements,” Built Environ., vol. 37, no. 1, pp. 11–29, Mar. 2011.

A. N. A. Putri and W. Setyawan, “Redevelopment Permukiman Informal untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Sosial,” J. Sains Dan Seni ITS, vol. 5, no. 2, Art. no. 2, Dec. 2016, doi: 10.12962/j23373520.v5i2.17661.

P. B. Barbara and E. Umilia, “Clustering Permukiman Kumuh di Kawasan Pusat Kota Surabaya,” J. Tek. POMITS ITS, vol. Vol. 3, no. No. 2, pp. C172–C175, 2014, doi: 10.12962/j23373539.v3i2.7262.

UN?Habitat, “The Challenge of Slums: Global Report on Human Settlements 2003,” Manag. Environ. Qual. Int. J., vol. 15, no. 3, pp. 337–338, Jan. 2004, doi: 10.1108/meq.2004.15.3.337.3.

G. Gulis, J. A. A. Mulumba, O. Juma, and B. Kakosova, “Health status of people of slums in Nairobi, Kenya,” Environ. Res., vol. 96, no. 2, pp. 219–227, Oct. 2004, doi: 10.1016/j.envres.2004.01.016.

F. L. Amao, “Housing Quality in Informal Settlements and Urban Upgrading in Ibadan, Nigeria [A Case Study of Apete in Ibadan],” vol. 2, p. 14, 2012.

A. P. Opoko, A. A. Oluwatayo, I. C. Ezema, and C. A. Opoko, “Residents’ Perception of Housing Quality in an Informal Settlement,” vol. 11, no. 4, p. 11, 2016.

F. A. Atika, “Optimalisasi Fungsi Perumahan Yang Berkelanjutan Dalam Menunjang Pariwisata (Studi Kasus: Makam Sunan Giri, Desa Klangonan, Kebomas, Gresik),” Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2016.

A. D. Jiboye, “Evaluating Public Housing Performance: Providing A Basis For Reside,” p. 9, 2011.

R. W. Marans, C. Connerly, and S. A. Scharf, The concept and measurement of neighborhood quality. US Department of Housing and Urban Development, Office of Policy Development …, 1985.

M. Ta?, N. Ta?, and Z. B. Ayd?n, “Production of quality housing in urban transformation in areas under disaster risk: Osmangazi and Y?ld?r?m, Bursa, Turkey,” Urban Stud. Res., vol. 2014, 2014.

H. and L. G. (DoEHLG) Department of the Environment, “Quality Housing for Sustainable Communities: Best Practice Guidelines for Delivering Homes, Sustaining Communities,” 2007.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.