Penerapan Tema Arsitektur Berwawasan Lingkungan Terhadap Bentuk Bangunan Komplek Pengolahan Petis Dan Wisata Kuliner Di Desa Socah, Madura

Nani Ulfiana Kustriyani, Esty Poedjioetami

Abstract


Madura adalah kota yang terkenal dengan produksi petis. Petis merupakan bahan baku makanan yang berbeda dari yang lainnya. diera zaman modern ini Masyarakat lebih suka makanan cepat saji. Hal ini, menjadi alasan mengapa perlu dibangun Komplek Pengolahan Petis dan Wisata Kuliner ini, dengan tujuan menciptakan rasa cinta kepada makanan nusantara, salah satunya yang berbahan petis. Perencanaan Komplek Pengolahan Petis dan Wisata Kuliner ini berlokasi di Jl.Sembilangan, desa Socah, Bangkalan Madura.Untuk menarik minat masyarakat secara Arsitektural, menggunakan standarisasi desain komplek pengolahan dan wisata kuliner Sehingga menghasilkan desain sesuai kajian teori data arsitek yang sesuai. Bentuk bangunan pengolahan dan juga wisata sangat penting, agar pengguna merasakan keaman dan kenyaman saat diluar bangunan, maupun didalam bangunan. Metode yang digunakan adalah deskriptif, studi lapangan, dan studi literatur, didasari dengan bentuk bangunan berkonsep ekspresif. Dengan menerapkan tema arsitektur berwawasan lingkungan ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung terhadap bentuk bangunan pengolahan dan juga wisata kuliner. Proses desain mampu menjawab kebutuhan rasa aman dan nyaman untuk pengunjung. Desain bangunan yang diberi bentukan bawang putih dan udang sebagai penanda, bahwasannya petis berbahan dasar udang dan bawang putih. Tema arsitektur berwawasan lingkungan yang memperhatikan iklim lingkungan juga dipilihlah atap mengggunakan genteng dan Dinding finishing kayu.

Keywords


Arsitektur Berwawasan Lingkungan; Ekspresif; Pengolahan; Petis; Wisata Kuliner

Full Text:

PDF

References


M. Rachmawati and J. study concern to discuss about Prijotomo, ‘PELESTARIAN ALAM DALAM ARSITEKTUR : MASALAH DAN USULAN PEMECAHANNYA’, Bumi Lestari J. Environ., vol. 10, no. 2, Aug. 2010, Accessed: Sep. 10, 2020. [Online]. Available: https://ojs.unud.ac.id/index.php/blje/article/view/138.

A. Istiqom, E. Poedjioetami, and B. W. Sulistyo, ‘PENERAPAN TEMA ARSITEKTUR BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA WISATA EDUKASI GALERI ALAM DI PRIGEN PASURUAN, JAWA TIMUR’, Pros. Semin. Teknol. Perenc. Peranc. Lingkung. Dan Infrastruktur, vol. 1, no. 1, pp. 238–242, Aug. 2019.

R. A. Hadiguna and H. Setiawan, ‘Tata Letak Pabrik’, Yogyak. Andi, 2008.

F. D. K. Ching, Arsitektur: bentuk, ruang dan susunannya. Erlangga, Jakarta, 1985.

R. Angkouw and H. Kapugu, ‘RUANG DALAM ARSITEKTUR BERWAWASAN PERILAKU’, MEDIA MATRASAIN, vol. 9, no. 1, Art. no. 1, May 2012.

A. N. Tandali and P. P. Egam, ‘ARSITEKTUR BERWAWASAN PERILAKU (BEHAVIORISME)’, MEDIA MATRASAIN, vol. 8, no. 1, Art. no. 1, May 2011, Accessed: Sep. 10, 2020. [Online]. Available: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jmm/article/view/314.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.