Strategi Pengendalian Persediaan Bahan baku Dengan Mengintegrasikan EOQ dan POQ Berdasarkan Klasifikasi ABC-FSN pada PT Sura Indah Wood Industries

Nofan Harun Suryanto, Anindya Rachma Dwicahyani

Abstract

Pengendalian persediaan yang kurang optimal dapat menyebabkan terjadinya overstock, meningkatnya biaya penyimpanan, serta ketidaklancaran dalam produksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja sistem persediaan bahan baku pada industri pengolahan kayu dan menyusun rekomendasi pengendalian persediaan yang lebih efektif. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif  data yang di dapat dari penelitian ini  sebanyak 34 item bahan baku yang terdiri atas persediaan coating dan lem dengan periode pengamatan Januari–Mei 2026. Evaluasi kinerja persediaan yang dilakukan menggunakan indikator Inventory Turnover Rate (ITR) kemudian dilanjutkan dengan klasifikasi FSN dan analisis ABC Pareto. Hasil analisis menunjukkan bahwa item bahan baku memiliki karakteristik pergerakan yang berbeda-beda, mulai dari fast moving hingga non-moving serta masing masing item memiliki nilai Selain itu, Berdasarkan kombinasi klasifikasi ABC-FSN sebagian kecil item memberikan kontribusi dominan terhadap total nilai investasi persediaan sehingga untuk item yang memiliki perputaran tinggi serta nilai investasi yang besar direkomendasikan menggunakan metode EOQ (Economic order quantity), serta untuk item dengan perputaran dan nilai Investasi rendah direkomendasikan pengolahan menggunakan metode POQ (Periodic order quantity) guna meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan Coating dan Lem pada Industri furniture.

References

A. Dwi et al., “SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN PADA UD . SINUS ELECTRICHEAT SURABAYA,” hal. 19–24.

Z. Ruiz-Alfonso, L. E. Santana-Vega, dan R. J. Vallerand, “Communicative teaching style as predictor of students’ passion and dedication,” Rev. Psicodidáctica (English ed.), vol. 28, no. 1, hal. 19–25, 2023, doi: 10.1016/j.psicoe.2022.11.002.

S. Teknika et al., “PENGENDALIAN BAHAN BAKU FLAVOR MENGGUNAKAN KLASIFIKASI ABC-FSN DAN PERIODIC REVIEW METHOD UNTUK,” vol. 5, no. 1, hal. 39–46, 2022.

T. Kelola, A. K. Negara, dan L. Rianto, “APPLICATION OF INVENTORY TURNOVER ANALYSIS ON INDONESIAN MINISTRY / AGENCY FINANCIAL STATEMENT,” vol. 5, no. 2, hal. 177–189, 2019, doi: 10.28986/jtaken.v5i2.377.

A. A. Zukhruf, E. Syukrina, D. Puspa, A. Atsilanti, dan A. Riyadi, “Analisis Manajemen Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Economic Order Quantity ( EOQ ) Pada UMKM Osha Snack,” vol. 2, no. 2, 2024.

C. Az, Z. Arifin, dan A. E. Nugraha, “Klasifikasi Persediaan pada Gudang Bahan Kemasan XYZ dengan Metode FSN Analysis ( Fast , Slow , Non-Moving ) Berdasarkan Turn Over Ratio ( TOR ),” vol. 04, no. 02, hal. 76–87, 2023.

N. Rahmatulloh et al., “Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan,” vol. 8, no. 4, 2022, doi: 10.5281/zenodo.6357759.

D. I. Desa dan N. Kota, “Jurnal maneksi vol 11, no. 2, desember 2022,” vol. 11, no. 2, hal. 553–561, 2022.

Manufacturing Planning and Control for Supply Chain Management.

M. Economic, O. Quantity, P. Order, dan Q. Poq, “G-Tech : Jurnal Teknologi Terapan,” vol. 8, no. 4, hal. 2668–2675, 2024.

A. W. Romariardi, “Penerapan Konsep Continuous Review ( Q , r ) Pada Model Economic Order Quantity ( EOQ ) Uutuk Mengoptimalkan Persediaan Bahan Baku Minuman,” vol. 01, hal. 66–72, 2022, doi: 10.21456/vol12iss1pp66-72[12]

Refbacks

  • There are currently no refbacks.