Penentuan Bufferzone Inpit Dump Terhadap Front Aktif Penambangan

Diana Irmawati Pradani, Harsalim Aimunandar Jayaputra, Gindang Rain Pratama

Abstract

Proses penambangan bahan galian baik batubara dan mineral akan meninggalkan suatu area terbuka yang disebut dengan void. Sebagai penerapan good mining practice, void tersebut harus dilakukan suatu perawatan salah satunya dengan melakukan back filling. Kegiatan back filling dilakuakan dengan memasukkan material lapisan penutup bahan galian yang telah di gali dari area penambangan yang berada di blok lain. Selain itu proses back filling juga perlu dilakukan suatu perencanaan yang sesuai agar timbunan yang dihasilkan sesuai dengan standar keamanan dan kelayakan. Kenyataan dilapangan proses penambangan tidak jarang dilakukan di sekitar inpit dump. Untuk menjalankan proses penambangan agar dapat mencapai sasaran dan tujuannya diperlukan suatu perancangan tambang yang matang sehingga dapat menambang dan mngektrasi endapan bahan galian baik batubara maupun mineral tersebut dengan memperimbangan factor keamanaan. Berdasarkan permasalahan yang telah diamati dilapangan, penelitian ini dilakukan untuk memberikan kajian dan rekomendasi rancangan daerah penyangga yang aman atau bufferzone dari inpit dump ke front penambangan yang ada disekitarnya sehingga aman dilakukan penambangan. Selain itu diharapkan memberikan rekomendasi desain inpit dump yang optimal. Hasil analisa pada lereng mine out secara keseluruhan didapatkan nilai factor keamanan (FS) lereng dalam keadaan stabil dengan nilai 1.324 dengankan pada lereng inpit dump mendapatkan nilai factor keamanan (FS) lereng dalam keaadaan Kritis dengan nilai 1.097 dengan nilai probalitas kelongsoran sebesar 34,5% dengan potensi kelongsoran cukup tinggi. Berdasarkan tingkat kemungkinan longsor yang cukup tinggi, dilakukan analisis total perpindahan massa timbunan dengan menggunakan metode elemen hingga didapatkan jarak maksimum pergerakan sejauh 63.769. Sehingga rekomendasi yang dapat diberikan dalam menentukkan bufferzone adalah 86.062 m berdasarkan nilai maksimum total perpindahan massa batuan ditambahkan dengan 20% dari nilai total displacement. 

References

N. Amri,“Perbandingan Metode Bishop dan Janbu Dalam Analisis Stabilitas Lereng pada Oprit Jembatan Labu Sawo Sumbawa”,NTB,Universitas Teknologi Sumbawa,2021.

N. Anugrah,” Analisis Faktor Keamanan pada Lereng Low Wall Batubara PT XYZ Menggunakan Metode Kesetimbangan Batas dan Metode Elemen Hingga”,Bandung,Institut Teknologi Bandung,2021.

I. Arif,“Geoteknik Tambang”,Bandung,PT.Gramedia PustakaUtama,2016.

D. Djarwadi,et al.,“ Desain dan Pelaksanaan In-Pit Dump” Jakarta,2014.

F. F,et al,“Pengukuran Daya Dukung Tanah Terhadap Rencana Pembangunan Jalan Sebagai Upaya Harmonisasi Perusahaan Tambang dengan Masyarakat Kalirejo”Yogyakarta,2022.

W.H,et al,”Open Pit Mine Planning and Design”,Bandung,1995.

A.Irwandy,”Perencanaan Tambang”,Bandung,Institut Teknologi Bandung 2002.

L.D.Wesley,”Mekanika Tanah”,Badan Penerbit Pekerjaan Umum,1997.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.