ANALISIS PENGARUH JENIS KAMPUH DAN DIAMETER ELEKTRODA PADA PENGELASAN SMAW BAJA AISI 1045 TERHADAP KETANGGUHAN DAN LAJU KOROSI

Patrisius Gunawan Banggur, Afira Ainur Rosidah

Abstract

Teknik penyambungan las Shield Metal Arc Welding (SMAW) sering digunakan karena lebih efisien dan menghemat biaya serta sering digunakan dalam bidang konstruksi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi kampuh dan diameter elektroda terhadap laju korosi dan ketangguhan pada baja AISI 1045. Variasi kampuh yang digunakan yaitu kampuh U, X, V dan menggunakan elektroda E7018 dengan diameter elektroda 2,6 mm dan 3,2 mm dengan arus pengelasan sebesar 100 A. Metode yang digunakan dalam pengujian korosi adalah Weight Loss dan uji ketangguhan menggunakan Impak metode Charpy. Dari hasil penelitian didapatkan nilai laju korosi paling tinggi terdapat pada kampuh X dengan diameter elektroda 3,2 mm sebesar 21,31 mpy, sedangkan nilai laju korosi terendah terdapat pada kampuh U dengan diameter elektroda 2,6 mm sebesar 10,65 mpy.Pada pengujian impak nilai tertinggi terdapat pada kampuh U dengan diameter elektroda 2,6 mm sebesar 0,078 J/mm2 dan nilai terendah terdapat pada kampuh V dengan diameter elektroda 3,2 mm sebesar 0,0755 J/mm2. Sedangkan hasil pengamatan struktur makro, HAZ terbesar terdapat pada kampuh X dengan diameter elektroda 3,2 mm sebesar 1,7 mm dan yang terendah terdapat pada kampuh V dengan diameter elektroda 3,2 mm dengan nilai 0,7 mm. Perbedaan kampuh dan diameter elektroda dapat mempengaruhi nilai dari laju korosi, ketangguhan dan foto makro.

References

A. Azwinur, S. A. Jalil, and A. Husna, “Pengaruh variasi arus pengelasan terhadap sifat mekanik pada proses pengelasan SMAW,” J. POLIMESIN, vol. 15, no. 2, p. 36, Sep. 2017, doi: 10.30811/jpl.v15i2.372.

E. A. Setiawan and A. A. Rosidah, “Pengaruh Variasi Posisi Pengelasan dan Diameter Elektroda pada Pengelasan Logam Tak Sejenis AISI 304 – ST42 terhadap Kekuatan Tarik dan Lebar HAZ,” J. Tek. Mesin, vol. 20, no. 1, pp. 1–4, Apr. 2023, doi: 10.9744/jtm.20.1.1-4.

A. A. Rosidah, S. Suheni, and E. W. Anarki, “Analisis Pengaruh Diameter Elektroda dan Kecepatan Las terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Makro pada Baja AISI 1050 dengan Proses Pengelasan TIG,” Pros. SENASTITAN Semin. Nas. Teknol. Ind. Berkelanjutan, vol. 1, no. 1, Art. no. 1, Mar. 2021.

Suheni, A. A. Rosidah, D. P. Ramadhan, T. Agustino, and F. F. Wiranata, “Effect of Welding Groove and Electrode Variation to the Tensile Strength and Macrostructure on 304 Stainless Steel and AISI 1045 Dissimilar Welding Joint Using SMAW Process,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 2117, no. 1, p. 012018, Nov. 2021, doi: 10.1088/1742-6596/2117/1/012018.

M. Siddiq and I. Amalia, “Pengaruh jenis kampuh terhadap ketangguhan sambungan pengelasan material St37 dengan AISI 1050 menggunakan proses SMAW,” vol. 1, no. 1, 2019.

R. Indarti, “Ekstraksi Teh Hijau dan Aplikasinya sebagai Pengendali Korosi Pada Pompa di Lingkungan Garam NaCl 3,56%: Green Tea Extraction and Its Application as Corrosion Controller in 3.56% NaCl,” KOVALEN J. Ris. Kim., vol. 8, no. 3, pp. 248–257, Dec. 2022, doi: 10.22487/kovalen.2022.v8.i3.16160.

Y. Suhartini, A. Indriani, and M. Syaiful, “PENGEMBANGAN SOFSKILL TEKNIK PENGELASAN BAGI GENERASI MUDA USIA PRODUKTIF UNTUK MEMBUAT HOME INDUSTRI MELALUI PELATIHAN PROSES PENGELASAN,” Dharma Raflesia J. Ilm. Pengemb. Dan Penerapan IPTEKS, vol. 2, no. 12, Dec. 2017, doi: 10.33369/dr.v2i12.3424.

“Jurnal Mechanical, Volume 1, Nomor 1,Maret 2010,” vol. 1, 2010.

A. Pramono, “Karakterisrik Mekanik Proses Hardening Baja Aisi 1045 Media Quenching Untuk Aplikasi Sprochet Rantai,” vol. 5, 2011.

A. Susanto, “PENGARUH VARIASI KAMPUH LAS V, V GANDA, DAN U TERHADAP KETANGGUHAN IMPAK, KEKERASAN, DAN STRUKTUR MAKRO PADA SAMBUNGAN BAJA SS400 HASIL PENGELASAN SMAW,” 2022.

M. Sugeng, F. M. Ismail, and J. P. Utomo, “ANALISIS PERBEDAAN LAJU KOROSI HASIL PENGUJIAN WEIGHT LOSS DAN POLARISASI PADA PIPA DENGAN PENGUJIAN KOROSI STANDAR ASTM G59 DAN ASTM G3,” vol. 2, no. 1, 2022.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.