Analisis Efektivitas Penetralan Air Asam Tambang Menggunakan Kapur Tohor (CaO) dan Soda Ash (Na2CO3) Pada KPL MT-03, KPL AL-02 dan KPL AL-03 PT. Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Sumatera Selatan

Avellyn Shinthya Sari, Iksan Iksan, Esthi Kusdarini

Abstract

Air asam tambang merupakan salah satu dampak yang dihasilkan dari aktivitas pertambangan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mencari bahan penetral alternatif selain bahan yang biasa digunakan oleh perusahaan. Penelitian ini berfokus pada perbandingan efektivitas kapur tohor dan soda ash jika dilihat dari beberapa parameter yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti Nilai pH, Nilai TSS, Kadar Besi, dan Kadar Mangan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan perhitungan matematis melalui beberapa tahapan, yaitu studi literatur, observasi lapangan, pengambilan data, pengujian laboratorium, pengolahan data, dan analisis data. Penelitian ini dilakukan di tambang batubara PT. Bukit Asam Tbk, dan pengambilan sampelnya pengujiannya diambil dari KPL MT-03, KPL AL-02, dan KPL AL-03 yang berada di IUP Tambang Air Laya PT. Bukit Asam Tbk, Unit Pengelolaan Tanjung Enim. Berdasarkan pengujian yang menggunakan Kapur Tohor menunjukan hasil rata-rata kenaikan pH 1.82, rata-rata penurunan TSS 621, rata-rata penurunan Fe 2.61, dan rata-rata penurunan Mn 0.15, sedangkan pengujian yang menggunakan Soda Ash menunjukan hasil rata-rata kenaikan pH 2.70, rata-rata penurunan TSS 636, rata-rata penurunan Fe 2.66, dan rata-rata penurunan Mn 0.17. Sehingga, jika dilihat dari kenaikan pH, Penurunan Kadar Besi, dan Penurunan Kadar Mangan didapatkan tingkat ke-efektifan Soda Ash lebih tinggi daripada kapur tohor. Sedangkan, jika dilihat dari penurunan TSS menunjukan bahwa Kapur Tohor lebih efektif dari Soda Ash.

References

L. Rianti, M. Maryana, and A. Aprianti, “A ANALISIS EFEKTIVITAS PENETRALAN AIR ASAM TAMBANG MENGGUNAKAN KAPUR TOHOR DAN SODA ASH DARI KOLAM PENGENDAPAN LUMPUR PIT TAMBANG BATUBARA DALAM SKALA LABORATORIUM,” J. Tek. Patra Akad., 2021, doi: 10.52506/jtpa.v12i01.121.

I. Wahyudin, S. Widodo, and A. Nurwaskito, “ANALISIS PENANGANAN AIR ASAM TAMBANG BATUBARA,” J. Geomine, 2018, doi: 10.33536/jg.v6i2.214.

L. Henim and S. Pearce, “SISTEM PENGOLAHAN AIR ASAM TAMBANG DARI MATERIAL WASTE DAN APLIKASI MODEL ENKAPSULASI PADA BENDUNGAN TSF DI TAMBANG EMAS MARTABE,” Pros. Temu Profesi Tah. PERHAPI, 2020, doi: 10.36986/ptptp.v1i1.119.

Anggito dan Setiawan, “Jenis Penelitian,” Angew. Chemie Int. Ed. 6(11), 951–952., 2018.

S. Linggasari, H. T. Siri, and N. Salsabilita, “Perhitungan Soda Ash untuk Menetralkan Air Asam Tambang Pada Penambangan Bijih Timah di Area Nibung PT Kobatin , Provinsi Bangka Belitung,” in Prosiding Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi XIII Tahun 2018 (ReTII), 2018.

M. Randi Al Falah Assyakiri, H. Rahmi, and A. Neris, “Kebutuhan Dosis Kapur Tohor Dalam Penetralan Air Asam Tambang KPL Pit 1 Timur Banko Barat PT Bukit Asam,” J. Ilm. Multidisiplin Indones., 2022.

A. Putra and W. E. Fitri, “Efektivitas Penurunan TSS, BOD, COD, Dan E.Coli Limbah Cair Industri Santan Kelapa Dengan Metode MSL (Multi Soil Layering) Yang Dimodifikasi,” Semin. Nas. Pelestarian Lingkung. 2018, 2018.

M. Y. Suryani, A. Paramita, H. Susilo, and I. K. Maharsih, “Analisis Penentuan Kadar Besi (Fe) dalam Air Limbah Tambang Batu Bara Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis,” Indones. J. Lab., 2022, doi: 10.22146/ijl.v0i0.72451.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.