Analisa Pengaruh Variasi Arus dan Sambungan terhadap Kekuatan Tarik dan Impak dengan Material SS400 pada Pengelasan GMAW

Suheni Suheni, Afira Ainur Rosidah, Suryo Satrio Utomo

Abstract

Pengelasan adalah proses menyambungkan dua buah atau lebih logam yang sejenis maupun tidak sejenis dengan mencairkan atau memanaskan logam tersebut baik diatas maupun di bawah titik leburnya, disertai atau tanpa penambahan tekananmaupun logam pengisi. Proses pengelasan GMAW adalah pengelasan dengan menyambungkan logam sejenis dengan bahan tambahan berupa kawat gulung dan gas pelindung melalui proses pencairan kawat gulung. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisa pengaruh arus dan sambungan terhadap kekuatan tarik, kekuatan impak, dan struktur makro pada material SS400 dengan proses GMAW. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu dilakukannya penelitian secara langsung menggunakan material Baja SS400 dan pengelasan GMAW dengan elektroda ER70S-6 diameter 1,2 mm dengan aliran gas 15 L/menit. Variabel yang digunakan yaitu kuat arus sebesar 80 A dan 100 A, juga variasi sambungan Kampuh U, Kampuh V, dan Kampuh X. Selanjutnya dilakukan pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan tarik pada suatu material, pengujian kekerasan untuk mengetahui seberapa keras material menerima beban, dan pengujian makro untuk melihat ukuran struktur HAZ dan Weld Metal yang terkena pengelasan. Analisa yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisa analisis deskriptif, dimana diperoleh hasil bahwa sambungan yang terbaik dalam pengujiankekuatan tarik (tensile) terdapat pada sambungan pengelasan kampuh X (kuat arus 80 A) dengan kekuatan tarik 492,77 MPa. Sselanjutnya sambungan yangterbaik dalam pengujian pukulan (impact) terdapat pada sambungan pengelasan kampuh U (kuat arus 100 A) dengan kekuatan pukulan 2,20 J/mm2. Sedangkan sambungan yang terbaik dalam pengujian fotostruktur makro terdapatpada sambungan pengelasan kampuh V (kuat arus 80 A dan 100 A) serta jampuh X (kuat arus 100 A) karena tidak terjadi kecacatan. Selain itu HAZ rata-rata terbaik dimiliki oleh Kampuh V (kuat arus 80 A) dan Kampuh X (kuat arus 100 A).

References

Y. Mahendra, U. Lesmanah, and M. Basjir, “ANALISA VARIASI ARUS TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN SMAW DAN GMAW PADA BAJA SS400,” J. Tek. Mesin, vol. 18, no. 3, Art. no. 3, Nov. 2022.

B. Zainal Fakri and N. Juhan, “Analisa pengaruh kuat arus pengelasan GMAW terhadap ketangguhan sambungan baja AISI 1050,” J. Weld. Technol. Vol., vol. 1, no. 1, p. 5, 2019.

A. A. Rosidah, S. Suheni, and E. W. Anarki, “Analisis Pengaruh Diameter Elektroda dan Kecepatan Las terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Makro pada Baja AISI 1050 dengan Proses Pengelasan TIG,” Pros. SENASTITAN Semin. Nas. Teknol. Ind. Berkelanjutan, vol. 1, no. 1, Art. no. 1, Mar. 2021.

S. Ishak, M. H. Asiri, and K. Kamil, “Analisis Sambungan Las MIG pada Baja Karbon Rendah Variasi Kampuh Las V, I dan K terhadap Kekuatan Tarik,” vol. 21, no. 1, 2020.

R. A. Azis, S. Suharno, and H. Saputro, “Pengaruh Variasi Diameter Elektroda E7018 Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, dan Struktur Mikro Pengelasan pada Baja Karbon Rendah Jenis SS400 dengan Metode SMAW,” J. Tek., vol. 17, no. 2, Art. no. 2, Dec. 2019, doi: 10.37031/jt.v17i2.53.

M. Mulyadi, “Pengaruh Model Speciment Uji Tarik Pada Pengelasan Besi Fc-30 Di Lihat Dari Kekuatan Tarik Pengelasan:,” REM Rekayasa Energi Manufaktur J., vol. 1, no. 2, Art. no. 2, Dec. 2016, doi: 10.21070/r.e.m.v1i2.565.

R. B. S. Majanasastra, “ANALISIS SIMULASI UJI IMPAK BAJA KARBON SEDANG (AISI 1045) dan BAJA KARBON TINGGI (AISI D2) HASIL PERLAKUAN PANAS,” J. Ilm. Tek. MESIN, vol. 1, no. 2, Art. no. 2, Aug. 2013.

A. L. Pratama, S. Supriyadi, and H. Ma’mun, “Pengaruh Variasi Arus pada Pengelasan GMAW Terhadap Kekuatan dan Kekerasan Baja ST60,” J. Ilm. Momentum, vol. 17, no. 1, Art. no. 1, Apr. 2021, doi: 10.36499/jim.v17i1.4396.

L. I. Saputra, U. Budiarto, and S. Jokosisworo, “Analisa Perbandingan Kekuatan Tarik, Impak, dan Mikrografi Pada Sambungan Las Baja SS 400 Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) Akibat dengan Variasi Jenis Kampuh dan Posisi Pengelasan,” J. Tek. Perkapalan, vol. 7, no. 4, Art. no. 4, Sep. 2019, Accessed: Feb. 04, 2024. [Online]. Available: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval/article/view/24215

A. DEWANTARA, “ANALISIS PERBANDINGAN KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN SMAW DAN GMAW MENGGUNAKAN VARIASI MEDIA PENDINGIN PADA BAJA ST 37,” undergraduate, Sriwijaya University, 2022. Accessed: Feb. 04, 2024. [Online]. Available: https://repository.unsri.ac.id/75001/

V. A. Setyowati and S. Suheni, “VARIASI ARUS DAN SUDUT PENGELASAN PADA MATERIAL AUSTENITIC STAINLESS STEEL 304 TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTURMAKRO,” J. IPTEK, vol. 20, no. 2, Art. no. 2, Dec. 2016, doi: 10.31284/j.iptek.2016.v20i2.40.

R. Unnikrishnan et al., “Effect of heat input on the microstructure, residual stresses and corrosion resistance of 304L austenitic stainless steel weldments,” Mater. Charact., vol. 93, pp. 10–23, Jul. 2014, doi: 10.1016/j.matchar.2014.03.013.

K.-H. Tseng and C.-Y. Hsu, “Performance of activated TIG process in austenitic stainless steel welds,” J. Mater. Process. Technol., vol. 211, no. 3, pp. 503–512, Mar. 2011, doi: 10.1016/j.jmatprotec.2010.11.003.

A. S. Nadani, “Analisa Pengaruh Variasi Arus Pengelasan (GTAW) Pada Aluminium 5083 Terhadap Lebar HAZ dan Kekuatan Tarik,” undergraduate, Politeknik Negeri Jember, 2023. Accessed: Feb. 04, 2024. [Online]. Available: https://sipora.polije.ac.id/28559/

Refbacks

  • There are currently no refbacks.