Analisis Teknis dan Ekonomis Cold Storage Pendingin Ikan Kapasitas 61 Ton Dengan Sistem Refrigerasi Kompresi Uap (Vapor Compression) Pada KM Natuna

Satrio Bagus Wicaksono, Minto Basuki

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang maritim semestinya dapat memberi manfaat terutama bagi masyarakat pesisir dan nelayan yang menggantungkan hidup mereka pada hasil tangkapan laut. Indonesia memiliki sumber daya laut yang melimpah sehingga jika dikelola dengan baik maka akan menjadi pembangkit perekonomian bangsa. Pada penelitian ini perkembangan teknologi pada sektor maritim berupa cold storage dengan menggunakan sistem kompresi uap akan dianalisis. Setelah dilakukan penelitian didapatkan perbandingan teknis dan ekonomis dari sistem pendingin cold storage kompresi uap dengan pendingin tradisional cool box sangat signifikat. Dimana pada cool box tradisional yang digunakan oleh nelayan saat ini hanya mampu menampung hasil tangkapan sebesar ½ dari kapasitas total cool box tersebut dikarenakan pada cool box tradisional perbandingan es yang dibutuhkan untuk menangani hasil tangkapan adalah antara 1:1 hingga 1:4. Selain itu es yang digunakan akan mencair dalam waktu yang singkat. Es yang mencair akan menimbulkan genangan air di dalam cool box yang mana hal tersebut justru akan mempercepat pembusukan. Sedangkan pada cold storage 85% kapasitas dapat digunakan untuk menyimpan hasil tangkapan. Berdasarkan perhitungan nilai NPV yang didapat adalah Rp.8,592,307,537.71, IRR sebesar 28 %, Payback Period selama 1.3 Tahun dan Break even point atau titik impas setelah menjual hasil tangkapan ikan sebanyak 285,731.17 Kg atau setelah mencapai nilai pendapatan sebesar Rp.16,572,408,086.96. Sebaiknya penggunaan cool box tradisional digantikan dengan cold storage kompresi uap untuk kapal – kapal ikan yang memiliki kapasitas diatas 30 ton dikarenakan dengan menggunakan cold storage akan meningkatkan efisiensi penangkapan ikan dan meningkatkan nilai ekonomisnya.

Kata kunci : cold storage, refrigerasi uap, cool box, Pelabuhan brondong

References

Budi U., K., W., (2017). Perancangan Unit Mesin Pendingin (Cold Storage) Untuk Produk Karkas Sapi Kapasitas 25 Ton Dengan Kombinasi Refrigerasi Kompresi Uap, Refrigerasi Absorpsi, dan Flat Plate Solar Collector di Kabupaten Pamekasn – Madura, Jurnal Teknik ITS, Surabaya, 1.

Herisiswanto. (2016). Pengembangan Cold Storage Hemat Energi Sebagai Mesin Refrigerasi Hibrida Memanfaatkan Panas Buang Kondensor Pada Drying Room Menggunakan Refrigeran Hidrokarbon Subsitusi R-22, Jurnal Universitas Riau, 1.

Hulil A., F., (2017). Rancang Bangun Mesin Cold Storage Sistem Kompresi Uap Pada Penyimpanan Buah Nanas, Tugas Akhir S-1, Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syah Kuala, Banda Aceh, 1.

Indra B., (2013). Modifikasi Desain Cold Storage Pendingin Ikan kapasitas 10 ton, Tugas Akhir S-1, Teknik Sistem Perkapalan FTK-ITS, Surabaya, 1.

Jhone (1982). Refrigerasi dan Pengkondisian Udara, Edisi Kedua, terjemahan Supratman Hara. Jakarta : Erlangga,1982., 1.

Muhammad R., R., (2015). Perancangan Cold Storage Untuk Produk Reagen, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Universitas Islam 45 Bekasi, 1.

Nazar. (2019). Analisa Teknis Dan Ekonomis Perancangan Cold Storage Ikan Kapasitas 500 Ton Dengan Sistem Refrigerasi Cascade Menggunakan Variasi Kombinasi Refrigerant, Tugas Akhir Program Magister, Departemen Teknik Perkapalan, FTK-ITS, Surabaya, 1.

Rima N., S., (2022). Desain Cold Storage untuk Pembekuan Ikan Laut Menggunakan Perangkat Lunak Coolselector®2, Tugas Akhir S-1, Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana, 1.

Shanti K., S., (2018). Perancangan Sistem Mekanikal Cold Storage Sebagai penyimpanan sayur pasca panen, Departemen Manajemen Rekayasa, Universitas Internasional Semen Indonesia, 1.

Sumanto (2002). Dasar-dasar Mesin Pendingin, Penerbit Andi, Yogyakarta, 1.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.