Analisis Ayunan Pengelasan Dan Besar Arus terhadap Kekuatan Bending dan Struktur Makro pada Proses Las GMAW dengan Material Baja A- 36

Muhammad Anwar Mubaroq, Suheni Suheni

Abstract

Material A36 merupakan salah satu baja karbon rendah yang mempunyai kekuatan yang baik dimana sifat baja itu sendiri yang mudah dibentuk memakai mesin serta pengelasan, sehingga banyak digunakan dalam industry pembuatan plat dan pipa. Material A36 akan dilakukan bending test, yang digunakan untuk menentukan mampu bentuk dari pelat atau kekuatan sambungan las hingga mengetahui sifat kelenturan dan kegetasan dari bahan serta mengetahui mampu deformasi dengan radius bengkok tertentu. Standart yang digunakan dalam melakukan bending test adalah ASME IX dimana dilakukan bending test dengan three-point root bend. Tujuan dilakukan beding test adalah untuk mengetahui kelenturan material dan mengamati struktur makro material. Penelitian ini menggunakan metode komparasi yaitu melakukan perbandingan terhadap 9 spesimen uji dengan variable 3 jenis ayunan (biasa, spiral dan zig-zag) dan 3 arus las (80A, 90A dan 100A). Berdasarkan data pengujian bending di atas hasil perbandingan yang yang terus meningkat antara 80 ampere, 90 ampere, dan 100 ampere. Hasil menunjukkan bending strength tertinggi pada ayunan zig – zag yang menggunakan arus las 100 A dengan nilai 12,3 kN/mm2, sedangkan bending strength terendah didapatkan pada ayunan biasa yang menggunakan arus 80 A dengan nilai 7,22 kN/mm2. Nilai Bending Strength berbanding lurus dengan arus las dan jenis ayunan dimulai dari biasa, spiral dan zig-zag. Hasil pengujian makro sangat terlihat dimana bagian bagian seperti base metal, HAZ, dan weld metal. Daerah HAZ terbesar dicapai pada ayunan zig-zag yang menggunakan arus 100 A dengan nilai 36 mm2, sedangkan daerah HAZ terkecil dicapai pada ayunan biasa yang menggunakan arus 80 A dengan nilai 18 mm2.

References

I. Basori and Y. M. Putra, "Pengaruh Jenis Kampuh Las Terhadap Kekuatan Tarik Baja Paduan Rendah (ASTM A36) Menggunakan Las SMAW," Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur, vol. 1, no. 2, pp. 94-97, 2014.

M. S. Azdkar, H. Pratikno, and H. S. Titah, "Analisis pengelasan SMAW pada baja ASTM A36 dengan variasi elektroda terhadap sifat mekanik dan ketahanan biokorosi di lingkungan laut," Jurnal Teknik ITS, vol. 7, no. 2, pp. G180-G185, 2019.

S. Sopiyan and F. B. Susetyo, "Pengaruh Besar Sudut Kampuh terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan GMAW," Jurnal Kajian Teknik Mesin, vol. 2, no. 2, pp. 99-105, 2017.

A. Hamid, "Analisa pengaruh arus pengelasan SMAW pada material baja karbon rendah terhadap kekuatan material hasil sambungan," Jurnal Teknologi Elektro, vol. 7, no. 1, p. 142425, 2016.

A. A. Rosidah, V. A. Setyowati, S. Suheni, and R. Rijayanto, "The effect of time variation on the steels corrosion rate in 0.5 M H2SO4 solution," Journal of Mechanical Engineering, Science, and Innovation, vol. 1, no. 2, pp. 49-55, 2021.

O. D. Nata, M. Hidayat, and S. A. Rohman, "Analisis Kekuatan Uji Bending Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) Material SS400 Menggunakan Kawat Las E6013 Berbagai Variasi Arus Listrik," Hexagon Jurnal Teknik dan Sains, vol. 2, no. 1, pp. 12-15, 2021.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.