Proses Perbaikan Collocation Berspektif Expert System Builder dan Proposition Value dengan Metode Lean Contruction dan Critical Chain Project Management

Danny Naim, Lukmandono Lukmandono

Abstract

Pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi waste yang terjadi pada proses pengerjaan konstruksi telekomunikasi Collocation. Pada proyek Infrastruktur pembangunan menara telekomunikasi di area Regional East Java Bali Lombok (EJBN). Langkah selanjutnya adalah mencari alternatif solusi untuk memitigasi dampak terjadinya waste. Metode Lean Construction digunakan dengan tujuan agar pengerjaan proyek tersebut menjadi lebih efisien dan tepat waktu. Hasil penelitian ini didapatkan adanya waste yang dominan yaitu waktu penyelesaian proyek sehingga menyebabkan risiko keterlambatan penyerahan proyek. Risiko tersebut kemudian dibuat rumusan rekomendasi perbaikan menggunakan risk project management. Hasil penelitian dan analisa data sekunder diketahui bahwa secara proses waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian pekerjaan dan penyerahan proyek pada customer selama 55 hari.  Sedangkan aktual pada data penelitian dibutuhkan waktu selama 63 hari. Sedangkan sesuai kesepakatan kontrak waktu yang dibutuhkan untuk serah-terima proyek adalah 45 hari. Proposition Value proyek berakibat adanya pemborosan biaya sebesar 10.18% dengan nilai kerugian sebesar Rp. 456,118/ hari; sehingga dari risiko tersebut dapat dirumuskan rekomendasi alternatif mitigasi pada kejadian risiko. Untuk itu penting untuk diterapkan metode penjadwalan CCPM agar dapat diketahui durasi pengerjaan menjadi lebih efisien dengan mempertimbangkan waktu penyangga dan sumber daya yang digunakan.

Kata kunci: Lean Contruction, Project Management, Propotion Value

References

Ekarina, “Persaingan makin ketat bisnis telekomunikasi diramal cerah 2022.,” katadata.co.id, 2021. https://katadata.co.id/ekarina/berita/614aae4d3564b/persaingan-makin-ketat-bisnistelekomunikasi-diramal-cerah-2022 .

Lukmandono, N. L. P. Hariastuti, Suparto, and D. I. Saputra, “Implementation of Waste Reduction at Operational Division with Lean Manufacturing Concept,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 462, no. 1, pp. 0–6, 2019, doi: 10.1088/1757-899X/462/1/012049.

H. Indra, “Analisis Penerapan Metode Project Management Pada Bagian Perencanaan “ Pt X “,” J. Manaj. Bisnis Krisnadwipayana, vol. 3, no. 3, 2015, doi: 10.35137/jmbk.v3i3.12.

PMI, “PMBOK Guide 6 Edition,” Sixth ed., 2017.

I. Y. W. Abdul Rahman, H., Wang, C., & Lim, “Waste processing framework for non-value-adding activities using lean construction,” J. Front. Constr., pp. 8–13, 2012, [Online]. Available: http://www.academicpub.org/fce/paperInfo.aspx?ID=3 .

S. P. Gao, S., & Low, “The Toyota Way model: An alternative framework for lean construction. Total Quality Management and Business Excellence,” Total Qual. Manag. Bus. Excell., pp. 664–682, 2014.

L. Koskela, “An exploration towards a production theory and its application to construction,” VTT Publ., p. 408, 2000.

M. Salem, O., Solomon, J., Genaidy, A., & Luegring, “Site implementation and assessment of lean construction techniques,” Lean Constr. J., pp. 1–21.

G. Ballard, “The lean project delivery system,” Lean Constr. J., pp. 1–19, 2008.

L. P. Leach, “Critical Chain Project Management. In Paper Knowledge,” Toward a Media History of Documents (2nd ed.)., 2020.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.