Analisis Perbandingan Penggunaan Beton Bertulang dan Beton Serat Baja Terhadap Waktu Dan Biaya Pada Pekerjaan Pelat Lantai Proyek Yoshino Warehouse Extension

Paul Cesar Gracio

Abstract

Manajemen Waktu Proyek adalah Tahapan mendefinisikan proses- proses yang perlu dilakukan selama proyek berlangsung berkaitan dengan penjaminan agar proyek dapat berjalan tepat waktu dengan tetap memperhatikan keterbatasan biaya serta penjagaan kualitas produk atau servis dari proyek.

Pada proyek Yoshino Warehouse Extension terjadi keterlambatan selama 14 hari dikarenakan belum tuntasnya proses IMB dan gambar kerja yang belum siap sehingga memengaruhi jadwal keseluruhan proyek. Agar proyek tetap dapat diselesaikan sesuai batas akhir, perlu dilakukan percepatan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk percepatan pekerjaan proyek. Salah satunya yaitu mengubah metode pelaksanaan dengan metode yang lebih hemat waktu. Perubahan metode tersebut dapat berpengaruh pada kinerja waktu dan juga biaya proyek.

Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara penggunaan beton serat baja dengan beton bertulang terhadap biaya dan waktu pada pekerjaan pelat lantai di proyek Yoshino Warehouse Extension

Hasil analisis ini menunjukkan bahwa penggunaan beton serat baja pada pekerjaan pelat lantai lebih cepat selama 12 hari dan lebih hemat Rp79.061.402,00 dibanding penggunaan beton bertulang

Keywords

Beton, biaya, perbandingan, serat baja, waktu

Full Text:

PDF

References

Angelin, A dan Ariyanti, S. 2018. Penjadwalan Proyek New Product Development Menggunakan Metode Pert Dan Cpm. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. Vol. 6 No. 1, 63 – 70. Yogyakarta.

B. P. Jocom, N. Hidayat, dan P. P. Adikara. (2018). Penerapan Genetic Algorithm untuk Optimasi Peningkatan Laba Persediaan Produksi Pakaian, Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 6.

Fadhilah, C. T. 2018. Evaluasi Perencanaan Dan Pengendalian Waktu Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Medan – Kuala Namu – Tebing Tiggi. Tugas Akhir. Universitas Medan Area. Medan.

L. Muzdalifah. (2018). Optimasi Portofolio dengan Kendala Buy-In Threshold menggunakan Metode Cuckoo Search, Jurnal Riset dan aplikasi Matematika, vol. 2, no.1.

L. Muzdalifah dan E. F. Kurniawati. (2019). CPM-CS untuk Optimasi Penjadwalan Proyek, Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IV. Universitas PGRI Ronggolawe Tuban.

Rismawan, A. (2016). Kajian Pengendalian Biaya dan Waktu Menggunakan Metode Earned Value Studi Kasus: Pada Proyek The Grove Apartment HK-PP JO. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik Sipil, 1.

Sabo, Balai Litbang. (2018). Pedoman Teknis Pekerjaan Beton Serat Baja. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sediyanto dan A. Hidayat. (2017). Analisis Kinerja Biaya dan Waktu pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi dengan Metode Earned Value (Studi Kasus Proyek Konstruksi Mall dan Hotel X di Pekanbaru), Jurnal Ilmu Teknik dan Komputer, vol. 1, no. 1.

S. R. Jannah, L. Muzdalifah, dan E. F. Kurniawati. (2018). Optimasi Waktu Penjadwalan Proyek Pembangunan Perumahan Menggunakan Critical Path Method (CPM)/ Program Evaluation and Review Technique (PERT) dan Simulasi Monte Carlo (Studi Kasus CV. Granada Property), Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat III. Universitas PGRI Ronggolawe Tuban.

Wahyuni, S.F. 2017. Perbandingan Biaya Dan Waktu Pada Pelaksanaan Pekerjaan Pelat Lantai Konvensional Dan Precast (Studi Kasus Proyek Pembangunan Ruko Puncak Dharmahusada Surabaya). Skripsi. Jember Fakultas Teknik Universitas Jember.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.