Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pencetak Cilok untuk Meningkatkan Produksi pada UMKM di Desa Labanasem, Kabupaten Banyuwangi pada Tahun 2025
Abstract
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional. Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah industri makanan berbasis pangan lokal, termasuk produk cilok (aci dicolok). Namun, permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan kapasitas produksi akibat penggunaan metode manual. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan mesin pencetak cilok sebagai solusi peningkatan produktivitas. Metode pengabdian meliputi studi literatur, observasi, serta uji coba langsung penerapan mesin pencetak cilok pada salah satu UMKM di Desa Labanasem, Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mesin pencetak dapat meningkatkan kapasitas produksi hingga 250% dibanding metode manual, dengan konsistensi ukuran produk yang lebih baik serta pengurangan biaya tenaga kerja sebesar 30%. Temuan ini memperkuat urgensi adopsi teknologi sederhana pada UMKM pangan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ramadhani, T, “Pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas melalui usaha mikro kecil menengah (UMKM)(studi kasus kelompok pembuat Kritcu BaBe di Desa Batu Belubang)” RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, 2(2), 200–210, 2020
Kementerian Koperasi dan UKM, "Statistik UMKM 2022," Jakarta, 2022.
I. P. Putri and Romiyadi, “Perancangan dan Pembuatan Mesin Penggiling Daging dan Pengaduk Adonan Bakso,” J. Tek. Mesin, vol. 7, no. 1, pp. 14 19, 2017.
A. Y. Aminy, “Rancang Bangun Mesin Pencetak Bakso,” Proceeding Semin. Nas. Tah. Tek. Mesin XII (SNTTM XII), 2013.
A. Tangkemanda, M. Iswar, A. Pongtandi, and R. L. Kastanya, “RANCANG BANGUN MESIN PENCETAK BAKSO BERSKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA,” J. Sinergi Jur. Tek. Mesin, doi: 10.31963/sinergi.v15i2.1191, 2019
F. D. Davis, "Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology," MIS Quarterly, vol. 13, no. 3, pp. 319–340, 1989.
R. Fellows and M. Hunter, Food Processing Technology: Principles and Practice, 4th ed. Woodhead Publishing, 2015.
A. Prasetyo and B. Nugroho, "Penerapan mesin produksi sederhana pada UMKM keripik," Jurnal Teknologi Pangan, vol. 9, no. 2, pp. 45–52, 2016.
D. Utami, A. Saputra, and H. Kurniawan, "Penggunaan mesin pencetak bakso untuk efisiensi produksi," Jurnal Agroindustri, vol. 11, no. 1, pp. 21–30, 2017.
R. Rahmawati, "Peran teknologi dalam meningkatkan daya saing UMKM pangan," Jurnal Ekonomi Kreatif, vol. 4, no. 2, pp. 87–94, 2018.
M. Sari and D. Handayani, "Pengaruh penggunaan mesin produksi terhadap kualitas produk UMKM," Jurnal Teknologi Industri, vol. 13, no. 3, pp. 102–109, 2019.
S. Hidayat, L. Anwar, and A. Firmansyah, "Pengembangan mesin cetak otomatis makanan ringan," Jurnal Rekayasa Mesin, vol. 15, no. 2, pp. 77–85, 2020.
R. Putra, "Inovasi teknologi UMKM menghadapi era digital," Jurnal Bisnis dan Inovasi, vol. 6, no. 1, pp. 55–64, 2021.
Y. Wulandari, E. Susanto, and T. H. Nugrahani, "Penerapan mesin pembuat kue basah pada UMKM," Jurnal Pengabdian Masyarakat Kreatif, vol. 5, no. 2, pp. 115–122, 2022.
A. Kurniawan and H. Setiawan, "Inovasi mesin pangan untuk keberlanjutan UMKM," Jurnal Teknologi Terapan, vol. 14, no. 4, pp. 210–218, 2022.
B. Santoso, L. Wibowo, and R. Lestari, "Adopsi teknologi mesin makanan dalam meningkatkan efisiensi UMKM," Jurnal Agroindustri Modern, vol. 18, no. 1, pp. 33–40, 2023.
D. Lestari and P. Wijaya, "Studi kasus penerapan mesin cetak otomatis pada UMKM makanan tradisional," Jurnal Ekonomi dan Teknologi, vol. 7, no. 1, pp. 12–21, 2024.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
(click to enlarge)