Program IbPE untuk Meningkatkan Usaha UKM Berbahan Dasar Kulit

Syamsuri Syamsuri, Wiwik Widyo Widjajanti, Evi Yuliawati, Yustia Wulandari

Abstract


Program Iptek Bagi Produk Ekspor (IbPE) ini memiliki 2 Mitra, yaitu pengusaha tas yang menggunakan bahan dasar kulit. Mitra 1 adalah pengusaha dompet, tas dan sepatu yang berlokasi di Jl. Sidoluhur No. 15 RT. 05 RW. 01 Dilem KepanjenMalang, Jawa Timur, Indonesia. Kemudian Mitra 2 adalah pengusaha yang focus pada produk tas yang berlokasi di Kendensari RT. 02 RW. 01 No. 49 Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Selama ini Mitra 1 sebagai pengusaha dompet kulit memasarkan produknya langsung kepada konsumen dalam betuk enceran maupun grosir. Konsumen untuk produk Mitra 1 memasarkan dompet serta poduk lainnya di daerah malang sekitarnya baik dalam negri maupun luarnegeri hingga ke Singapura. Sedangkan untuk Mitra 2 pemasarannya dilakukan dengan tergantung pemesanan, meskipun demikianproduk mitra 2 telah sampai ke Timor Leste dan China. Proses pengerjaan yang masih konvensional yaitu sebagian besar proses dilakukan secara manual mengandalkan ketrampilan para pekerja, hal tersebut menjadi penghambat Mitra untuk dapat mengembangkan usahanya. Akses menuju pemasaran ekspor cenderung agak sulit sehingga pengiriman untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Luar Negeri menjadi terhambat. Minimnya pendidikan dan kemampuan pekerja juga menjadi kendala serius bagi Mitra. Melihat permasalahan yang dialami oleh Mitra, maka Tim Pelaksana IbPE Pengusaha Produk Kerajian Kulit bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Mitra agar berpotensi ekspor lebih tinggi serta untuk dapat menciptakan kemandirian Mitra dan meningkatkan daya saing pada industri sejenis. Dari hasil pengamatan di lapangan dan wawancara langsung dengan Mitra, terdapat empat aspek yang menjadi fokus pada program IbPE ini yaitu produk, produksi, pemasaran dan proses. Pelaksanaan program IbPE diharapkan dapat membantu Mitra dalam meningkatkan dan mengembangkan usaha baik secara kualitas maupun kuantitas. Disamping itu membantu Mitra mencari celah pasar untuk produk ekspor karena fasilitas yang tidak tersedia diatasi dengan pengadaan modem sehingga memudahkan Mitra untuk dapat berselancar untuk mendapatkan pasar yang lebih luas.

Keywords


Kerajinan produk kulit, Produk ekspor, Pemasaran

Full Text:

PDF

References


Carcano, E. and Portioli, S., (2014). Integrating Inspection-Policy Design in Assembly-Line Balancing. International Journal of Production Research. 44(18-19), pp. 4081–4103.

Ginting, R., (2007). Sistem Produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Grzechca, W., (2011). Cycle Time in Assembly Line Balancing Problem. Journal of Industrial Engineering. 22, pp. 171–174.

Nasution, A. H., (2009). Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.31284/j.jpp-iptek.2017.v1i1.137

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

JPP IPTEK - Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

ISSN (daring): 2620-7745