Desain Denah Rumah Tinggal untuk Kebutuhan Rumah Ramah Lingkungan Studi Kasus – Rumah Tinggal di Pondok Candra, Sidoarjo

Ary Dwi Jatmiko, Agustinus Angkoso

Abstract


Kepedulian terhadap lingkungan sudah semakin meningkat di masyarakat, terutama dalam bidang konstruksi. Kebutuhan energi dari sektor ini yang terbesar dari perumahan dan pemukiman. Energi yang terbesar yang dibutuhkan untuk pengkondisian ruangan. Perlu adanya kajian yang menyeluruh untuk mengatasi permasalahan ini. Pengkondisian ruang merupakan cara untuk meningkatkan kenyamanan dalam hunian. Perlu adanya strategi untuk meminimalisasi penggunaan peralatan pengkondisian udara, dengan tetap menjaga kenyamanan penghuninya. Dalam mendesain bangunan ramah lingkungan, hal yang paling dasar adalah penentuan peletakan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peletakan ruangan untuk meningkatkan kenyaman hunian. Diharapkan dapat mengantisipasi keadaan lingkungan sekitar. Penataan ruang selain memperhatikan kebutuhan penghuni, dan konsep desain, perlu juga memperhatikan orientasi bangunan, dan sirkulasi udara alami. Dengan melakukan simulasi untuk mendekati potensi permasalahan, kemudian melakukan pengaturan denah selain memberikan perlindungan panas. Penataan ruang juga memperhatikan kenyamanan penghuni yang diakibatkan oleh bau. Desain yang dihasilkan untuk mengatasinya adalah menempatkan ruang sirkulasi untuk yang di area yang terkena matahari barat, untuk ruang aktif yang di daerah tersebut akan diberikan shading, dengan tetap tidak menggunakan peralatan pengkondisian udara, tetap menggunakan ventilasi alami, meletakkan cerobong matahari untuk menciptakan efek stack ventilation diletakkan pada ujung bangunan sebagai cara untuk menjamin kelancaran aliran udara.


Keywords


Arsitektur hijau; Ventilasi bertingkat; Rumah ramah lingkungan; Denah rumah

References


Pratama, A. F. Diambil kembali dari Tribun News: http://www.tribunnews.com/bisnis/2017/09/18/penjualan-properti-bakal-meningkat- hingga-akhir-2017, [Accessed: 18-Sept-2017].

Dirjen. Ketenagalistrikan Kementrian ESDM. Statistik Ketenagalistrikan 2015. Jakarta: Dirjen. Ketenagalistrikan Kementrian ESDM, 2016.

Katili, A. Space Cooling in Buildings in Hot and Humid Climates – a Review of the Effect of Humidity on the Applicability of Existing Cooling Techniques. 14th International Conference on Sustainable Energy Technologies – SET 2015 (hal. 1-10). Nottingham, UK: University of Nottingham, 2015.

Ching, F. D.. Arsitektur Bentuk, Ruang dan Tatana Edisi 2. Jakarta: Erlangga, 2000

Green Building Council Indonesia. Panduan Teknis Penilaian Bangunan Hijau untuk Gedung Baru Versi 1.2. Jakarta: Green Building Council Indonesia, 2014.

Jatmiko, A. D. Konsep Facade Rumah Ramah Linkungan Dengan Solar Analysis Bangunan untuk Mengurangi Radiasi Panas Dalam Ruang. Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2017 (hal. A209-1-5). Surabaya: Universitas Widya Kartika, 2017.

Badan Standarsasi Nasional. SNI 6389:2011 Konservasi Energi Selubung Bangunan pada Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standarsasi Nasional, 2011




DOI: https://doi.org/10.31284/j.iptek.2018.v22i1.197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal IPTEK

 

Indexed by:

Sinta S3 Google Scholar GARUDA Garba Rujukan Digital