PENERAPAN TEMA HIGH TECH ARSITEKTUR PADA PUSAT PEMBELAJARAN SOUND SYSTEM DAN LIGHTING PANGGUNG PERTUNJUKAN DI KOTA SURABAYA

Muhammad Fakhrudin Aulia, Randy Pratama Salisnanda, Failasuf Herman Hendra

Abstract


Surabaya merupakan kota metropolitan kedua setelah Jakarta yang sering di menyelenggarakan berbagai macam acara atau event. Dikutip dari jadwalevent.web.id, setidaknya 9 event besar diadakan di tahun 2020 masih banyak event lain yang juga diselenggarakan di Surabaya. Soundsystem dan lighting merupakan equipment yang sangat penting untuk berjalannya sebuah pertunjukan[1]. Namun, mayoritas pementasan yang menggunakan equipment soundsystem dan lighting hanya mengandalkan pengalaman dalam dasar pementasannya tanpa ada dasar teorinya. Soundsystem dan lighting sangat berpengaruh pada suatu acara atau seni pertunjukan, sehingga peran seorang sound engineer dan lighting designer menjadi suatu hal yang harus diperhatikan dalam suatu pertunjukan dan acara. Sound engineer merupakan pusat dari semua sistem yang berperan dalam semua aspek audio sound[2]. Sound Engineer mempunyai posisi sebagai: (a) Front of house engineer, yaitu orang yang bertanggung jawab mengontrol audio mixer, dan (3) foldback/monitor engineer, yaitu orang yang memberikan sound monitor untuk musisi [3]. Tujuan perlunya adanya pusat pembelajaran adalah agar para pelaku di dunia event mendapatkan ilmu teoritis dan praktis dalam menerapkan dasar pementasan dari sound system dan lighting. Selain sebagai tempat pembelajaran, akan ada fasilitas panggung untuk menggelar event yang juga dapat disewakan untuk kegiatan komersial.

Full Text:

PDF

References


I. G. O. Subagia, “Fungsi tata cahaya pada seni pertunjukan di Indonesia,” Universitas Gadjah Mada, 2004.

J. J. Slone, The Basics of Live Sound: Tips, Techniques, & Lucky Guesses. Music sales, 2002.

R. Biederman and P. Pattison, Basic Live Sound Reinforcement: a Practical Guide for Starting Live Audio. New York: Focal Press, Taylor & Francis Group, 2014.

C. Jencks, The Battle Of High-Tech, Great Buildings With Great Faults. London: Thames and Hudson, 1988.

S. Siyoto and M. A. Sodik, Dasar Metodologi Penelitian, 1st ed. Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Katalog Buku Karya Dosen ITATS