Penerapan Tema Arsitektur Hi-Tech pada Perpustakaan Hibrida di Samarinda

Risti Khairum Priyanti, Suci Ramadhani, Firdha Ayu Atika

Sari


Perpustakaan adalah salah satu unit dalam suatu lembaga yang misinya mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, publikasi dan rekreasi dengan menyediakan berbagai jenis informasi yang sesuai dengan kebutuhan penggunannya. Kota Samarinda merupakan sebuah daerah di Provinsi Kalimantan Timur masyarakatnya memiliki minat baca yang rendah dan kurangnya fasilitas internet yang memadai. Oleh karena itu di buat suatu rancangan desain Perpustakaan Hibrida di Samarinda dengan tema Hi-tech. Perpustakaan hibrida merupakan bentuk perpaduan antara perpustakaan tradisional dan perpustakaan digital atau elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian lapangan dan literatur serta metode Analisis Deskriptif. Konsep makro yang digunakan mengidentifikasi hubungan sifat khas suatu benda dengan desain. Untuk penataan lahan menerapkan prinsip komunikatif yang menciptakan tatanan lahan yang mampu dimengerti dan diikuti oleh pengguna sesuai dengan aturan yang telah dirancang. Rancangan bentuk bangunan menggunakan konsep dinamis yang memberikan tampilan yang dinamis dan memiliki teknologi bangunan yang smart. Pada rancangan ruang menggunakan konsep ekspresif yang menciptakan suasana ruang yang menarik. Diharapkan hasil dari desain ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan kota. Sehingga mampu menjadi tempat edukasi bagi Kota Samarinda.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Borgmand, L. (2003). Revolusi Layanan Perpustakaan Nasional RI Berbasis Teknologi Informasi, Vol 10, No. 3. https://www.perpusnas.go.id/magazine-detail.php?lang=en&id=809

Jenks, C. (1990). High Tech Maniera. Academy Edition

Kalsum, U. 2017. Tantangan Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menuju perpustakaan riset. Jurnal Iqra perpustakaan dan informasi, Vol 11, No. 2. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/iqra/article/view/1297/1061

Kron, J. (1978). High Tech: The Industrial Style and Sourch Book for The Home. London : Allen Lane Penguin Books.

Purwono. (2010). Perpustakaan Hibrida dan Art Space di Kabupaten Purworejo. Jurnal Tugas Akhir Arsitektur, http://lib.unnes.ac.id/36204/1/5112415004_Optimized.pdf

Ridwan, M. M. (2012). Perpustakaan Konvensional, Hibrida, Perpustakaan Digital & Bookless Library. Jurnal Maktabatun, 1-10. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/36551/1/AHMAD%20FITRI%20SAHRONI%20-%20FAH.pdf

Sutarno, N.S. (2003). Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia. http://lib.ui.ac.id/detail?id=85172

Telew & Steven. (2011). Arsitektur Hi tech. Jurnal UNSRAT, Vol 8, No. 2. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jmm/article/view/328

Tribun Kaltim. (2018). Budaya Membaca di Kaltim Masih Rendah, Warga Lakukan ini. https://kaltim.tribunnews.com/2018/02/14/budaya-membaca-di-kaltim-masih-rendah-warga-lebih-banyak-lakukan-ini

Widjajanti, W. W. (2013). Keberadaan dan Optimasi Ruang Terbuka Hijau Bagi Kehidupan Kota. Jurnal ITATS, 1-7. http://jurnal.itats.ac.id/keberadaan-dan-optimasi-ruang-terbuka-hijau-bagi-kehidupan-kota/




DOI: https://doi.org/10.31284/j.tekstur.2022.v3i1.2849

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.