Analisis Perbedaan Perilaku Keselamatan Kerja Berdasarkan Usia Pada Proyek Konstruksi

Rahma Saraswati, Feri Harianto, Diah Listyaningsih

Abstract


Sektor konstruksi mempunyai risiko tinggi dalam kecelakaan kerja, terjadi sebanyak 96.000 kasus kecelakaan setiap tahunnya . 80–85% kecelakaan kerja disebabkan oleh faktor dari perilaku manusia, selain dari perilaku manusia yang juga berpengaruh adalah faktor usia. Umumnya beberapa kapasitas fisik seperti penglihatan, pendengaran, dan kecepatan reaksi menurun sesudah usia 30 tahun sebaliknya mereka lebih berhati-hati dan lebih dapat dipercaya dari pada tenaga kerja usia dibawah 30 tahun meskipun karyawan muda lebih kuat secara fisik akan tetapi kurang bertanggung jawan dan turnovernya rendah. Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan perilaku keselamatan kerja pada pekerja konstruksi antara usia diatas 30 tahun dan dibawah 30 tahun. Metode penelitian ini menggunakan uji f (homogenitas) dengan uji z dengan program bantu software SPSS 25 dan teknik untuk pengambilan data menggunakan kuesioner yang diberikan kepada tukang dan kuli pada pembangunan apartement Sun City Residence. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya perbedaan perilaku keselamatan kerja dengan nilai z hitung = -4,981 < z tabel = -1,650 yang artinya ada perbedaan antara perilaku keselamatan kerja berdasarkan usia dibawah 30 tahun dengan pekerja usia diatas 30 tahun pada pekerja konstruksi.


Keywords


keselamatan kerja; Perbedaan perilaku; usia

Full Text:

PDF

References


Agung, dkk.2019. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Al Faris, I., & Harianto, F. (2013). Pengaruh Perilaku Tenaga Kerja dan Lingkungan Kerja yang Dimoderasi Faktor Pengalaman Kerja dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kecelakaan Kerja Konstruksi di Surabaya, Skripsi, Surabaya : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.

Apriluana, G., Khairiyati, L., & Setyaningrum, R. (2016). Hubungan antara usia, jenis kelamin, lama kerja, pengetahuan, sikap dan ketersediaan alat pelindung diri (APD) dengan perilaku penggunaan APD pada tenaga kesehatan. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPKMI), 3(3), 82-87.

Lagata, F. S. (2015). Gambaran Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Pekerja Departemen Produksi PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar 2015 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Putra, D. S. (2016). Sistem Informasi Penggajuan Pegawai dan Guru pada SMK Purnama 1 Sendawar Berbasis Local Area Network (LAN) (Doctoral dissertation, Sistem Informasi).

Sugiyono, 2010. Metode Penelitihan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Subing, D. M. (2018). Pengaruh Faktor Manusia dan Faktor Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja Karyawan Bagian Produksi PT DNP Indonesia. Skripsi Universitas Pertamina.

Y Surahma Asti, M., & Novita, S. (2017). Pengetahuan, sikap dan pendidikan dengan perilaku pengelolaan sampah di Kelurahan Bener Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Jurnal medika respati, 12(2), 74-84.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Prosiding Seminar Teknologi Perencanaan, Perancangan, Lingkungan dan Infrastruktur

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.