Desain Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dengan Metode EHMS (Ergonomic Hazard Mapping System) Berbasis OHSAS 18000 Pada Sektor Konstruksi Bangunan

Radityo Marnugroho Limas

Abstract

Fenomena penting yang perlu diperhatikan pada sektor konstruksi pada beberapa tahun terakhir adalah banyak perusahaan khususnya pihak kontraktor memiliki sertifikat SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Namun, hal ini berbanding terbalik dengan jumlah kasus kecelakaan kerja yang cenderung tetap bahkan meningkat (sumber Kemenaker RI). Pada Peraturan Menteri PUPR RI no 21/PRT/M/2019  pasal 3 menyatakan bahwa untuk setiap Penyedia jasa sudah seharusnya mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi dalam melaksanakan kegiatan konstruksi. Oleh karena itu, pembuatan makalah ini bertujuan untuk memberikan sebuah hasil penelitian serta solusi dari setiap permasalahan dalam lingkup Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang berbasis pada OHSAS 18000. Nantinya, informasi serta data yang didapat, akan dibandingkan dengan kondisi ideal dari OHSAS 18000, sehingga menghasilkan rekapitulasi gap. Hasil dari rekapitulasi gap inilah yang nantinya menjadi dasar perbaikan dengan menggunakan pendekatan ergonomi. Adapun pendekatan yang digunakan adalah dengan menggunakan metode EHMS. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan setiap penyedia jasa mampu mengimplementasikan program SMK3, sehingga meminimalisir jumlah kecelakaan kerja.

Keywords

OHSAS 18000; HIRARC; OTP, EHMS

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.