Pembuatan Biodiesel dari Mikroalga Nannochloropsis sp. Menggunakan Metode Transesterifikasi Insitu dengan Bantuan Katalis Asam Sulfat

Rachmad Edo S, Yulia Vinata, Yustia Wulandari

Abstract

Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif yang sangat potensial sebagai solusi sumber energi fosil yang sangat terbatas.. Namun, bahan baku biodiesel memiliki kendala yaitu masa panen yang relatif lama dan tenbentur dengan kebutuhan pangan manusia seperti jagung dan kelapa sawit. Mikroalga merupakan solusi alternatif yang dapat digunakan karena mengandung minyak yang cukup tinggi dan pertumbuhan yang cepat. Mikroalga yang digunakan pada penelitian ini yaitu Nannochloropsis sp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi rasio molar massa mikroalga:pelarut terhadap yield crude biodiesel dan FFA yang dihasilkan. Metode digunakan yaitu metode transesterifikasi insitu yang tahapannya yaitu proses ektraksi dan transesterifikasi dilakukan secara bersamaan dalam satu wadah, kemudian dilanjutkan dengan proses destilasi (pemurnian). Bahan yang digunakan adalah mikroalga nannochloropsis sp., n-heksana, metanol, dan asam sulfat serta alat yang digunakan adalah rangkaian alat transesterifikasi insitu dan alat destilasi. Variabel pada penelitian ini adalah konsentrasi katalis asam sulfat 5 %v/v dan mol rasio metanol:massa mikroalga 3:1, 7:1, dan 9:1. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, nilai yield crude biodiesel tertinggi dan nilai FFA terendah didapatkan pada rasio molar 1 massa mikroalga : 7 metanol sebesar 12 % dan nilai FFA biodiesel sebesar 0,399 mgNaOH/g.

Keywords

Nannochloropsis sp; ekstraksi; destilasi; mikroalga; trasnseterifikasi insitu

Full Text:

PDF

References

Mahfud, M. (2018). Biodiesel Perkembangan Bahan Baku Dan Teknologi. Surabaya : PMN

Ari, Wibowo., Febriansyah, H., & Suminto, S. (2019). Pengembangan Standar Biodiesel B20 Mendukung Implementasi Diversifikasi Energi Nasional. Jurnal Standardisasi, 21(1), 55.

Musdalifah, M., Rustam, Y., & Amini, S. (2015). Kultivasi dan Ektraksi Minyak dari Mikroalga Botryococcus braunii DAN Nannochloropsis sp. Bioma, 11(2), 98.

Herman, M., Pranolo, S. H., & Dyartanti, E. R. (2015). Profil Fermentasi Pada Produksi Minyak Mikroalga Menggunakan Nannochloropsis Oculata dalam Medium BG-11. Ekuilibium, 14(2), 63–67.

Murtiningrum, M., & Firdaus, A. (2015). Perkembangan Biodiesel Di Indonesia Tinjauan Atas Kondisi Saat Ini, Teknologi Produksi & Analisis Prospektif. Jurnal PASTI, 9(1), 35–45.

Mahlinda, M., & Busthan, M. (2018). Transesterifikasi In Situ Biji Kemiri (Aleurites moluccana L) Menggunakan Metanol Daur Ulang dengan Bantuan Gelombang Ultrasonik. Agritech, 37(3), 295.

Renova P., Wa Ode M., (2017). Pembuatan Biodiesel dari Mikroalga Chlorella sp. dengan Metode Microwave Assisted Transesterification secara Insitu. http://repository.its.ac.id/44269/

Retno. A (2017). Pengambilan Minyak Mikroalga Chlorella sp. dengan Metode Microwave Assisted Extraction. 3(1), 34–41. https://doi.org/10.15294/jbat.v3i1.5764

Wildan, Hindarso, H., Aylianawati, & Sianto, M. E. (2015). Biodiesel Production from The Microalgae Nannochloropsis by Microwave Using CaO and MgO Catalysts. International Journal of Renewable Energy Development, 4(1), 72–76

Adhyk, Wati, Sylvia A. (2015). Ekstraksi Minyak dari Mikroalga Jenis Chlorella sp. Berbantukan Ultrasonik. Jurnal Universitas Dipenogoro.

Suchit Deshmukh, dkk., (2019). Microalgae biodiesel: A review on oil extraction, fatty acid composition, properties and effect on engine performance and emissions. Fuel Processing Technology, 191(February), 232–247

Luluk ., Rice, P., Fitriyana, L. A., & Kadarwati, S. (2012). PRODUKSI BIODIESEL DARI DEDAK PADI (Rice Bran) MELALUI DUA TAHAP REAKSI IN-SITU. IJCS - Indonesia Journal of Chemical Science, 1(2).

Mappapa, I. A. (2015). YANG DIHASILKAN PADA PROSES TRANSESTERIFIKASI IN SITU. 2012, 115–120.

Sartika, A., Program Studi, M. S., & Kimia Fisika Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, B. (2015). ESTERIFIKASI MINYAK GORENG BEKAS DENGAN KATALIS H2SO4 DAN TRANSESTERIFIKASI DENGAN KATALIS CaO DARI CANGKANG KERANG DARAH: VARIASI KONDISI ESTERIFIKASI. Jom Fmipa, 2(1), 178–185.

Lilla, F. (2019). pengaruh perbandingan minyak/metanol dan waktu reaksi terhadap hasil biodiesel dengan metode sonikasi berbahan baku ampas kelapa dengan katalis CaO. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Indah A.M, Indah P., (2015). Pengaruh Katalis Asam dan Basa Terhadap Biodiesel Yang Dihasilkan Pada Proses Transesterifikasi Insitu. Jurnal Polines National Engineering Seminar Ari, Z., Rudiyanto, B., & Susmiati, Y. (2016). Produksi Biodiesel dari Minyak Jelantah Menggunakan Katalis Heterogen Cangkang Bekicot (Achatina fulica) dengan Metode Pencucian Dry Washing. Jurnal Rotor, 9(2), 100–104.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.