KAJIAN HIDROLOGI UNTUK EVALUASI SUMP DAN SISTEM PEMOMPAN DI PT.BHUMI RANTAU ENERGI KABUPATEN TAPIN KALIMANTAN SELATAN

Reky Sasauw, Yazid Fanani

Abstract


Sump atau kolam penampungan berfungsi sebagai tempat penampungan air sementara sebelum di pompa keluar area penambangan. Apakah volume sump aktual saat ini mampu menampung volume air yang masuk1. Besar curah hujan rencana berdasarkan periode ulang hujan selama 10 tahun adalah 177,24 mm/hari dengan durasi hujan selama 2,398 jam/hari. Sehingga besarnya intensitas curah hujan yang dihitung dengan persamaan mononobe adalah 37,03 mm/jam. Total debit air yang masuk ke lokasi penambangan sebesar 79.261,80 m3/hari yang berasal dari debit air limpasan sebesar 18.140,76 m3/hari dan ditambah dengan debit air hujan sebesar 61.121,05 m3/haridilakukan pengoptimalan debit air yang dipompa menjadi 650 m3/jam dan menaikkan durasi pemompaan menjadi 21 jam. Sehingga debit air yang mampu dipompa sebesar 13.650 m3/hari.

Keywords


Sump, Pompa, Debit

Full Text:

PDF

References


Budiarto dan Evellyn Shintya Sari. 2015. Diklat Hidrologeologi. Surabaya : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Gautama, Rudy Sayoga. 1999. Diklat Kuliah Sistem Penyaliran Tambang. Bandung : Institut Teknologi Bandung Akbar, Purnomo Setiady dan Husani Usman. Pengantar Statistika. Jakarta : Bumi Aksara

______.2005. Product Cantalouge Multiflo Australia Pty Ltd 4 Daniel Street, Caloundra QLD 4551, Australia.

CD. Soemarto. 1987. Hidrologi Teknik, Surabaya. Usaha Nasional

Rusli. 2008. Desain Sumur Resapan. Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia.

Suwandhi, A. 2004. Perencanaan Sistem Penyaliran Tambang. Bandung. ITB.

Suyono, S. 1993. Hidrologi untuk Pengairan. Jakarta. Pradnya Paramita. Varshney. Engineering Hydrology




DOI: https://doi.org/10.31284/p.semitan.2021.2067

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan