Penggunaan Styrofoam Sebagai Pengganti Sebagian Pasir Untuk Bata Ringan

dewi pertiwi, Eka Susanti

Abstract

Bata ringan merupakan bahan konstruksi yang digunakan sebagai pengganti bata merah untuk dinding pembatas, namun memiliki kelemahan, yaitu memiliki   berat jenis cukup tinggi, sehingga beban mati pada struktur menjadi besar. Untuk mengurangi berat jenis bata ini salah satu bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti Sebagian pasir dalam pembuatan bata adalah limbah Styrofoam. Namun pengurangan berat jenis ini tidak diikuti dengan penambahan kuat tekan bata

Penelitian ini menggunakan styrofoam sebanyak 0,5%, 1% dan 1,5%. Untuk mempercepat proses pegerasan dengan kekuatan awal dan akhir yang tinggi pada pembuatan bata ringan digunakan zat additive sikament 1% dari berat semen. Adapun pengujian pada penelitian ini meliputi Kuat Tekan, Berat Jenis dan Penyerapan.

Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin banyak penggunaan Styrofoam maka kuat tekan semakin berkurang. Kuat tekan bata ringan yang memenuhi standar kuat tekan bata merah pejal yaitu pada variasi styrfoam 0,5% dengan kuat tekan 5,14Mpa dan berat jenis 1,59gr/m3

Selain itu berat jenis juga mengalami hal yang sama yaitu berat jenis juga berkurang seiring dengan bertambahnya Styrofoam yaitu 1,59gr/m3, 1,49 gr/m3, 1,35 gr/m3 tetapi sudah memenuhi syarat bata ringan. Sedangkan untuk penyerapannya didapatkan hasil 8%, 6,77% dan 9,42% dan semuanya memenuhi standar yaitu <25%. Maka komposisi campuran pada variasi Styrofoam 0,5% direkomendasikan hanya untuk bata ringan kelas 50.

Keywords

Bata Ringan, Berat Jenis ,Kuat Tekan, penyerapan

Full Text:

PDF

References

Heru Winarno dan Rully Pujantara (2015). Pengaruh Komposisi Bahan Pengisi Styrofoam Pada Pembuatan Batako Mortar Semen ditinjau dari Karakteristik Kuat Tekan. Jurnal.Makasar: Universitas Negeri Makassar.

Try Mulyono (2004). Teknologi Beton.Yogjakarta

Muliaty, Reza Asrillina (2018). Pengaruh Penggunaan Styrofoam sebagai Pengganti Pasir dan Zat Additive Sikament Terhadap Kuat Tekan Bata Beton Ringan. Jurnal.Padang: Institut Teknologi Padang.

Bambang Sujatmiko, Safrin, K.Budi, dan Raka Mahendra (2018). Pemanfaatan Limbah Stryrofom untuk Bahan Bata Ringan Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah. Jurnal Surabaya: Universitas Widya Kartika Surabaya.

Yadrianos Lado, Sudiyo Utomo dan Elia Hunggurami (2018). Uji Kuat Tekan Beton dan Mortar menggunakan Pasir Kali Noeleke.

ASTM C128-93. Standard Test Method for Relative Density (Specific Gravity and Absorption of Fine Aggregate. American Society for Testing and Material.

ASTM C 566-89. Standard Test Method for Total Evaporable Moisture Content of Aggregate By Drying. American Society for Testing and Material.

ASTM C40. Standard Test Method for Compressive Strenght of Cylindrical Concrete Specimens. American Society for Testing and Material.

ASTM C127. Standard Test Method forSpecific Gravity and Absorption of Coarse Aggregate. American Society for Testing and Material.

S NI 15-2094-2000. Bata Beton untuk Pasangan Dinding. Badan Standar Nasional.

SNI 1970-2008. Cara Uji Berat Jenis Dan Penyerapan AirAgregat Halus. Badan Standar Nasional.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.