PENGARUH PENAMBAHAN BITTERN PADA LIMBAH CAIR DARI PROSES PENCUCIAN INDUSTRI PENGOLAHAN IKAN

dian yanuarita purwaningsih

Abstract


ABSTRAK

Limbah cair proses pencucian pada industri pengolahan ikan mengandung TSS, BOD, COD yang kadarnya melebihi baku mutu, maka dari itu diperlukan pengolahan sebelum dibuang ke badan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bittern dalam menurunkan kadar TSS limbah cair. Bittern mengandung magnesium dengan kekuatan ion yang tinggi sehingga dapat  dimanfaatkan sebagai koagulan. Penelitian ini diawali dengan mengkondisikan limbah cair agar mempunyai pH 11, kemudian ditambahkan bittern sebanyak 10%, 20%, 30%, dan 40% dari volume limbah cair yang digunakan. Selanjutnya dilakukan proses jartest, dengan kecepatan pengadukan awal  100  rpm selama 3 menit, dilanjutkan dengan pengadukan lambat 50 rpm selama 15, 30, 45, 60, dan 75 menit. Hasil terbaik diperoleh pada waktu pengadukan 30 menit dengan penambahan koagulan sebesar 40% dengan hasil akhir TSS 80 mg/L, BOD 48,63 mg/L, COD
93,50 mg/L.

Kata Kunci : bittern, koagulan, limbah cair pengolahan ikan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal IPTEK · Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)