PENENTUAN ALLOWABLE SPAN ANTAR PENYANGGA PIPA SLF BERDASARKAN TEGANGAN, DEFLEKSI, FREKUENSI ALAMI

Pekik Mahardhika

Abstract


Industri minyak pelumas merupakan industri yang berkembang pesat. Proses pengolahan industri minyak pelumas ada 3 tahapan proses yaitu Pre-flash, Thermal de-asphalthing dan Hydrofinishing. Proses hydrofinishing dibagi menjadi 3 produk oli yaitu Spindel Lube Fraction, High Lube Fraction, Light Lube Fraction. Di industri minyak pelumas terdapat sistem perpipaan SLF (Spindel Lube Fraction). Spindel Lube Fraction dari pompa menuju kondensor. Pipa dan fluida memiliki berat sehingga memerlukan penyangga. Maksimum jarak  yang diijinkan antara penyangga pipa dibatasi 3 faktor utama yaitu tegangan tekuk, defleksi vertikal, dan frekuensi alami. Pipa yang terhubung dengan pompa (Pulsation line) harus memiliki frekuensi alami lebih dari 8 cps. Penelitian bertujuan untuk menentukan maksimum jarak yang diijinkan penyangga pipa dengan perhitungan berdasarkan batasan tegangan, defleksi, dan frekuensi alami. Maksimum jarak yang diijinkan antara penyangga pipa sebesar 9,18 ft (2800 mm) dan pipa memiliki frekuensi alami sebesar 14,41 cps. Jumlah penyangga yang dibutuhkan pada jalur pipa Spindel Lube Fraction yaitu 11 buah penyangga.


Keywords


Defleksi, Frekuensi Alami, Industri Minyak Pelumas, Spindel Lube Fraction, Tegangan

References


IDPipe. 2014. Indonesian Piping Knowledge. Dipetik September 3, 2017, dari Indonesian

Piping Knowledge: www.idpipe.com.

Vakharia D.P. 2009. Determination of maximum span between pipe supports using maximum

bending stress theory. Int Journal of Recent Trends in Engineering. Vol 1(6) : 46-49.

Kannapan, S. 1986. Introduction to Pipe Stress Analysis. Canada: John Wiley & Sons, Inc

Sabin Crocker. Piping Handbook, fourth edition, New York: McGraw Hill.

ASME. 2014. ASME B31.3 Piping Process. New York: ASME.

Kellog, M.W. 1956. Design of Piping Systems, Second Edition.New York : JohnJohn Wiley &

Sons, Inc.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal IPTEK · Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)