KINERJA SISTEM PENGOLAHAN AIR BERSIH DI INSTALASI PENGOLAHAN AIR II NGARES, KABUPATEN TRENGGALEK

Rahayu Putri Utami, Arlini Dyah Radityaningrum

Sari


Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Trenggalek melayani kebutuhan air bersih bagi 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Air baku berasal dari Sumber Bayong yang terdapat di lereng Gunung Wilis, dengan debit 240 L/detik. PDAM Kabupaten Trenggalek memiliki 2 Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru, yaitu 1 IPA di Ngares (IPA II) dan 1 IPA di Bendungan (IPA III). Kapasitas pengolahan IPA II dan III masing – masing adalah 40 L/detik. Cakupan layanan IPA II Ngares 7.251 SR, sedangkan cakupan wilayah yang dilayani adalah daerah Karangan, Tugu, Ngantru, dan Jaas. Pada IPA II bangunan pengolahan air bersih meliputi, screen, koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan reservoir. Sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) telah diterapkan pada dua IPA tersebut untuk meminimalisir human error.  Sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) merupakan sistem dengan kombinasi telemetri dan akuisisi data dimana pada sistem ini dilakukan pengumpulan informasi, lalu ditransfer ke pusat kendali, terjadi analisis dan kontrol, selanjutnya data ditampilkan pada operator display. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja sistem pengolahan menggunakan SCADA pada IPA II Ngares. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan selama 6 hari. Parameter penelitian meliputi debit, pH, dan kekeruhan air baku dan air produksi serta dosis koagulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja sistem pengolahan IPA II Ngares dengan SCADA mampu mengurangi kehilangan air selama proses pengolahan, sehingga cakupan pelayanan IPA II Ngares dapat terpenuhi. IPA II Ngares mampu meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di Kabupaten Trenggalek hingga 15,3% pada tahun 2020. Penggunaan sistem SCADA mampu menurunkan kekeruhan pada air produksi IPA II Ngares hingga 62,9%.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andhare, S. L., & Palkar, P. J. SCADA a tool to increase efficiency of water treatment plant. Asian Journal of Engineering and Technology Innovation , 7 - 14 . 2014

Andryanto, Tjahjono, A., & Purwanto, E. Rancang bangun Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) pada proses Water Intake dan Water Forwarding di PDAM Karangpilang I SURABAYA. 2005

Chamdareno, P. G., Azharuddin, F., & Budiyanto. Sistem Monitoring Energi Listrik Sel Surya Secara Realtime dengan Sistem Scada. Jurnal Elektum , 14, 35-42. 2015

Hafni. Proses Pengolahan Air Bersih Pada PDAM Padang. Jurnal Momentum , 12 - 26. 2012

Hudaya, R. (2015). Pengembangan Perangkat Lunak HMI/Scada Mandiri pada Lingkungan Networked Control Systems. 2015

Ichsan, Zainul. Strategi Peningkatan Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Trenggalek. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Jurusan Teknik Lingkungan. Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya. 2017

Kencanawati, M., & Mustakim. Analisis Pengolahan Air Bersih Pada WTP PDAM Prapatan Kota Balikpapan. Jurnal TRANSUKMA , 103 - 117. 2017

Nugraha, F. A., Opipah, S., Hamidi, E. A., & Effendi, M. R. Implementasi Sistem SCADA Pada Proses Koagulasi Water Treatment Plant Berbasis Raspberry Pi. SENTER 2019: Seminar Nasional Teknik Elektro 2019 , 592 - 600. 2019

Statistik, B. P. Kabupaten Trenggalek Dalam Angka . Trenggalek : Badan Pusat Statistik Kabupaten Trenggalek. 2020

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416 tahun 1990, Permenkes RI No.416/Menkes/Per/IX/1990 tentang Syarat Kualitas Air Bersih dan Air Minum Bagi Kesehatan

Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 / MENKES/ PER / IV / 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.




DOI: https://doi.org/10.31284/j.envitats.2021.v1i1.2178

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.